DIY : Test radiator coolant hasil drain / sisa pakai - part 3

Kelanjutan percobaan part 2 yang dilakukan pada 08 Feb 2011 yang lalu serta part 1 yang dilakukan pada 22 Jan 2011. Dan dengan terpaksa percobaan dihentikan sampai part 3 ini karena terjadi "kecelakaan". Sebenarnya cuman sesi foto aja dan tidak direportkan saat ini, tapi karena sudah terlanjur pecah dan tidak bisa dilanjutkan lagi pengetesannya, maka dengan terpaksa direportkan hasil foto-fotonya tadi. Total percobaan perendaman dilakukan sekitar 23 hari hampir 24 hari kalau jamnya dibulatkan ke atas.

Selamat menikmati :)

gambar 1 - Kondisi per 14 Feb 2011

gambar 2 - Paku masih bagus per 14 Feb 2011
gambar 3 - kocok-kocok per 14 Feb 2011

gambar 4 - Pembanding per tanggal 8 Feb 2011

Gambar 4 sebagai pembanding dengan kondisi per 8 Feb 2011. Tiba-tiba teringat saran om Angga untuk test dipanasin, ya udah taro di kompor.

gambar 4 - Direbus

gambar 5 - Bola besi untuk ditambahkan

Nemu bola besi yang berkarat nih, foto-foto dulu ah. Pas mau dicemplungin ternyata air coolant mulai timbul gelembung hampir mendidih. Pelan-pelan dicemplungin dan tar.....

gambar 6 - Pecah

Yah pecah, alamat bersih-bersih nih. Inilah dia "kecelakaan" yang membuat percobaan harus dihentikan. Percobaan closed (terpaksa) dengan waktu 23 hari sekian jam, coolant terbukti melindungi logam dan rush inhibitornya terbukti cukup mampu mencegah karat berkembang pada paku yang semula sudah berkarat, bahkan percobaan dilakukan menggunakan coolant bekas.

regards,
singachu

Comments

most read in a week

DIY: cara irit buat karet pintu lebih kedap saat tutup buka pintu {batosai1983}

DIY : {taufik} membersihkan ECT Sensor untuk menormalkan putaran fan radiator

DIY : Membetulkan High Pressure Cleaner yang macet-macetan

Tutorial mengkoneksikan handphone ke head unit Mobilio Prestige {kimbo555}

DIY : pengencangan mur atas shockbreaker penyebab bunyi klotok-klotok

DIY: Isi Freon R134a Kaleng {Daniel Setiawan}

DIY : Tarik kabel lampu kabin untuk lampu yang mengikuti nyala lampu kabin

Ganti bostel dan bearing alternator penyebab bunyi krrr krrr saat mesin diberi beban {windu}