Rabu, 11 Juni 2014

DIY : Pasang Kamera Parkir di Kijang Innova

gambar 1 - Hasil Rear Camera
 http://otodiy.blogspot.com 
Setelah berhasil percobaan test Rear Camera atau Kamera Parkir di Head Unit standard Innova tipe G, newbie makin ingin memasang Kamera Mundur ini di Innova. Memang sudah ada Sensor Parkir, tapi kecenderungannya sensor sudah berbunyi kontinue saat jarak 50cm atau kurang, padahal ada kalanya masih perlu parkir lebih dekat lagi. Belum lagi ditambah adanya kemungkinan salah deteksi obyek yang kecil oleh sensor parkir, ya setidaknya dengan menambahkan visual akan membuat lebih pede lagi.

Target pemasangan camera parkir yang newbie lakukan mungkin berbeda dengan selera kebanyakan orang, newbie ingin bagian bumper (atau bumper guard) sedikit terlihat, dan ingin pula terlihat ujung sampai ujung bumper. Maka awalnya newbie ingin pasang di upper spoiler di bawah lampu rem. Tapi setelah dicoba-coba cari jalur dan penempatannya, newbie menyerah dan akhirnya menempatkan pada area plat no. Sehingga hasilnya kurang lebih seperti gambar 1, Sebenarnya bagian bumper masih terlihat banyak, dan bisa diarahkan lebih keluar sehingga lebih banyak porsi jalan yang terlihat, akan tetapi karena masih terkendala dengan lokasi penempatan akhirnya cukup sekian dulu, mungkin next time ada improvement.

Setelah coba-coba, di gambar 2 yang newbie putuskan untuk melakukan penempatan Rear Camera. Terlihat di gambar 2 Camera sedikit terhalang oleh tempat plat nomer. Kebetulan newbie ada Camera Universal kecil jadinya dimanfaatkan deh. Sebenarnya ada juga camera yang menyatu dengan lampu penerangan Plat Nomer, tapi karena tujuan newbie adalah terlihatnya bumper maka newbie putuskan tidak memakainya.
 gambar 2 - penempatan Rear Camera
Karena masih coba-coba ya test dulu sebelum kabel dimasukkan ke jalurnya. Test langsung koneksi ke Head Unit sambil ngatur-ngatur posisi dan kemiringan kamera. Caranya cukup kunci kontak di putar ke ON, tanpa menghidupkan mesin, masukkan ke gigi mundur supaya camera mendapat listrik, atau bisa juga tarik kabel plus.... tujuannya biar bisa ngetes tanpa mobil berjalan....maklum newbie masangnya sendirian ga ada asisten yang bantuin.
 gambar 3 - Testing Camera sebelum fixing tempat
Dari gambar 3 terlihat ada kursi plastik merah, saat itu sensor mundur sudah berbunyi panjang, sedangkan penampakan dari spion tengah atau samping tidak terlihat adanya kursi tersebut, mayan lah menambah visualisasi dari blind spot Innova. Kelemahannya dari bumper guard Innova ada bagian Chrome, ternyata agak bikin silau gambarnya.
 gambar 4 - lampu penerangan plat nomer
 gambar 5 - lampu penerangan dilepas
 gambar 6 - Door Trim belakang dilepas
Selanjutnya perlu melepas door trim pintu bagasi agar bisa memasukkan jalur kabel ke dalamnya. Untuk melepasnya cukup tarik door trimnya, tapi mayan keras dan awalnya sempat ragu-ragu cara bukanya, akhirnya setelah cek dan ricek terus tenyata memang benar cuman kancingan plastik yang tinggal ditarik semua.... Sorry no foto untuk dootrim dan kancingannya soalnya mayan buru-buru jadinya kelupaan deh....
Awalnya newbie ingin melewatkan kabel dari lampu penerangan plat no (gambar 4 dan 5), ternyata setelah dilihat lihat dari pintu bagasi setelah door trim terbuka, newbie kesulitan memasukkan "bonggol" socket camera mundur, jadinya diputuskan ga jadi lewat kedua lampu tersebut tapi lewat sela-sela handle pembuka pintu bagasi.
 gambar 7 - di balik handle pintu bagasi dan lampu plat no
Di gambar 7 terlihat lokasi handle pintu bagasi, ternyata di sana juga ada baut untuk kabel ground (yang dilingkari biru), ntar ground tersebut dimanfaatkan untuk grounding dari camera mundur biar ga usah narik kabel jauh-jauh.
 gambar 8 - kabel sudah dimasukkan via sela-sela handle bagasi
Dari gambar 8 terlihat ada 2 panah biru, di sana ada 2 mur yang memegang handle bagasi, lepas dulu supaya handle bagasi bisa digeser seperti gambar 9, setelahnya socket dan kabel kamera mundur bisa dimasukkan via lubang tersebut, kemudian pasang kembali mur-nya.
 gambar 9 - kabel diselipkan lewat sini
Awalnya newbie mau langsung tarik kabel ke Head Unit, tapi setelah dicoba-coba melewatkan socket RCA lewat karet selongsong bagasi (gambar 10) ternyata susah sekali karena terlalu gendut, akhirnya newbie pakai kabel dulu yang dilewatkan dan setelah kabel lewat baru bikin socket RCA custom, baru dari socket ini lanjut ke Head Unit.
 gambar 10 - kabel dilewatkan selongsong karet dari pintu bagasi menuju body mobil
Pertama-tama lepas dulu selongsong karet dari pintu bagasi dan dari body mobil seperti nampak di gambar 10. Terus masukkan 3 kabel lewat selongsong itu dari atas ke bawah.... 3 kabel : 1 kabel merah untuk listrik mundur, 2 kabel hitam untuk sinyal video. Sisa kabel yang nampak di gambar 10 akan dimasukkan ke tulangan pintu bagasi sebelah kiri kaca belakang dan nantinya akan ketemu ke handle bagasi di gambar 8.
 gambar 11 - Proses memasukkan kabel ke tulangan pintu bagasi
Setelah itu masukkan kawat sedemikan sehingga menghubungkan lubang karet selongsong di pintu bagasi (gambar 11) sampai tembus ke daerah door trim pintu bagasi (gambar 12). Setelah kawatnya masuk, ikat/isolasikan kabel ke kawat untuk dipancing masuk (gambar 11 - pancing kabel). 3 kabel di gambar 10, newbie satukan dan bungkus dengan isolasi, tujuannya biar ga semrawut dan nyantol saat dipancing dengan kawat. Setelah itu tarik kawatnya sehingga kabel melalui tulangan pintu bagasi dan muncul di area doortrim (gambar 12)
 gambar 12 - kabel sudah muncul ke area door trim pintu bagasi
Setelah itu baru pasang connector RCA nya. RCA male (gambar 13) untuk menuju ke camera mundur, dan RCA female (gambar 14) yang nantinya menuju Head Unit. Demikian juga kabel merahnya arahkan ke power listrik dari Camera Mundur, sedangkan ground kamera mundur dibaut ke ground yang ditunjukan oleh lingkaran biru di gambar 7.
 gambar 13 - RCA male menuju camera mundur
 gambar 14 - RCA female di area body mobil, ntar sambung lagi ke Head Unit.
Nah ini ada missing foto untuk step-stepnya..... tambahin dikit deh fotonya tapi udah kondisi terpasang....
Berikutnya ambil listrik mundurnya dari lampu mundur. Caranya buka tail lamp dengan melepas 2 baut yang ada (gambar 15), cabut tail lampnya, lepas socketnya untuk memudahkan pemasangan.
gambar 15 - lepas tail lamp kiri belakang
Sebelumnya pancing kabel dari tempat penyimpanan dongkrak menuju lubang atas di body mobil untuk disambungkan dengan kabel yang sudah disiapkan di gambar 14. Di sini yang newbie pancing kabel warna ungu dan kabel RCA bawaan camera mundur. Setelah itu pasangkan kabel ungu dengan kabel merah di gambar 14, dan socket RCA bawaan camera mundur dipasangkan dengan RCA female yang udah dipasang di gambar 14. Rapikan selongsong karetnya....karena sekarang baik kabel positif mundur dan sinyal Video sudah ada di area body mobil, sekalian tutup kembali doortrim plastik pintu bagasi.... Cuman daripada kerja dua kali, newbie selalu test dulu hasil koneksinya untuk memastikan instalasi socket dan solderannya udah benar, setelah yakin baru rapi-rapikan dulu.

Setelah kabel listrik warna ungu tersambung ke kamera, selanjutnya dari tempat penyimpanan dongkrak kabel ungu tersebut bisa dimasukkan lewat lubang yang terlihat di gambar 16 untuk menuju tail lamp. Setelah itu newbie pasangkan kabel ungu ke socket yang ada untuk positif lampu mundurnya (gambar 18), jadinya ga perlu kupas kabel bawaan. Tepatnya kasi soket yang mana tinggal ditest aja kok, dan relatif mudah karena terlihat dari warna kabel nya yang merah strip hitam.
 gambar 16 - lewat lubang ini ke lampu mundur
 gambar 17 - lewat sini
 gambar 18 - listrik lampu mundur ambil dari socket ini
Nah gambar 19 ini foto nya rada lompat.... Sebelumnya newbie jelaskan ada kabel Video bawaan kamera mundur dan kabel ungu yang menuju lubang selongsong karet, nah terlihat di gambar 19, ada dua kabel menuju atas. Kemudian ada kabel ungu menuju belakang itu yang menuju lampu mundur di gambar 16 s/d 18.
Terlihat juga ada kawat yang keluar dari arah depan (panah hijau) dan ujung kawatnya sedang diisolasi dengan soket RCA (ga kliatan soketnya karena tertutup isolasi) dan ada kabel warna merah. Kedua kabel ini akan diarahkan ke depan mobil menuju head unit. Ntar kawatnya ditarik kedepan untuk memancing kedua kabel ini. Dari mana kawat ini datangnya ? Simak gambar berikutnya dulu. (sori rada lompat critanya karena keterbatasan fotonya)
 gambar 19 - pertemuan kabel di bagian penyimpanan dongkrak
Lepas seal plate di pintu tengah, kemudian lepas baut untuk seatbelt tengah yang bagian bawah, tujuannya biar doortrim bangku baris ketiga bisa sedikit dibuka seperti terliat di gambar 21. Kenapa perlu dibuka ? Well newbie awalnya ga buka dulu, tapi untuk memasukkan kawat dari bawah sampai menuju tempat penyimpanan dongkrak ternyata cukup susah, karena jalurnya melengkung mengikuti lengkungan roda belakang. Dengan dibuka dikit seperti di gambar 21, jalurnya jadi lebih lurus dan kelihatan cahaya masuk kalau diterawang dari sana. Masukkan kawat dari gambar 21 sampai tembus di gambar 19.
 gambar 20 - seal plate dilepas
 gambar 21 - kawat untuk mancing kabel
 gambar 22 - kabel listrik mundur dan kabel RCA sudah terpancing
 gambar 23 - rapikan kabel di sini
 gambar 24 - tutup kembali seal platenya
nah sudah ketarik kabelnya dan dirapikan, setelah ok rapi-rapikan kembali seperti semua.
Langkah selanjutnya lebih gampang, ulangi untuk seal plate pintu kiri depan, jalur kabelnya juga lebih gampang masukkan, pakai aja bantuan kawat biar ga perlu buka trim banyak-banyak. Berikutnya tinggal lepas penutup panel di kaki kiri penumpang, rapikan kabelnya ke atas seperti terlihat di gambar-gambar selanjutnya, dan hubungkan ke head unit.
 gambar 25 - lewat sini
 gambar 26 - lewat sini sampai ke head unit
 gambar 27 - selesai
Berikut tambahan foto bila terlihat di layar head unit (gambar 28), dan kondisi sesungguhnya bila dilihat dari luar (gambar 29). Pada posisi ini sensor mundur udah berbunyi cepat tapi belum continue. Ketinggian obyek yang agak susah diperkirakan bila dari layar Head Unit, jarak kira-kira sisa 20 cm.
 gambar 28 - perbandingan antara display head unit dengan kondisi sesungguhnya
 gambar 29 - perbandingan antara display head unit dengan kondisi sesungguhnya

regards,
singachu

Comments
0 plus+

0 comments :

Poskan Komentar