Jumat, 27 November 2009

lampu Osram Night Breaker 60/50 watt vs lampu 100/90 watt


Atas 100/90 watt, bawah Osram Night Breaker 60/55 watt.


Newbie ambil foto di tanggal 14 Nov 2008, paket beli lampu Osram Night Breaker dan lampu Luxeon datang, hasil beli di Forum Jual Beli (FJB) Kaskus. Beli lampu karena sekitar 2 bulan sebelumnya lampu depan kiri mati (sisi penumpang) merk Razon 100/90 warna pelangi dan waktu itu diberi ama saudara Lampu Philip Rally 100/90. Warna lampu jadinya rada belang dan tau bahwa watt standard lampu Aerio adalah 60/55 watt, juga di mobil ternyata belum dipasang relay untuk lampu sehingga dikuatirkan ada soket atau bahkan tuas lampu ada yang rusak / leleh; maka pingin di-standard-in lagi. Browsing-browsing dan baca review-review maka diputuskan beli Osram Night Breaker 60/55 watt. Di surabaya newbie tanya salah satu toko di BG Junction tapi setelah dibandingkan harganya dengan beli di kaskus + ongkos kirimnya masih lebih murah beli di kaskus. Trus sekalian beli lampu Luxeon 1 watt pengganti lampu senja, iseng aja sih ama daya yang diapakai kan kecil banget, toh ongkos kirimnya ga nambah lagi.


Hasil test newbie :

Editing foto di atas hanya di-crop atau dipotong saja trus dua foto dijadiin satu, tanpa ada rekayasa gambar. Foto diambil tanpa menggunakan lampu blitz.
  • Atas kiri (atau kanan mobil - sisi supir) Razon 100/90 watt, lampu senja standard 5 watt
  • Atas kanan (atau kiri mobil - sisi penumpang ) Philips Rally 100/90 watt, lampu senja standard 5 watt
  • Bawah kiri - kanan Osram Night Breaker 60/55 watt, lampu senja Luxeon 1 watt
Foto lampu off :



Foto lampu kiri Philips Rally 100/90 watt (sisi penumpang), kanan Razon 100/90 watt (sisi supir) :


Foto Osram Night Breaker 60/55 watt (kiri kanan) :
 

Foto diambil tanpa blitz. Pada foto pertama dimana lampu headlamp off terlihat cukup terang suasananya dibanding headlamp on; hal ini terjadi karena foto pertama : Shutter Speed 2.83 second & Exposure Time 3 second sehingga sensor kamera lebih lama menangkap cahaya sekitar, sedangkan foto kedua dan ketiga : Shutter Speed hanya 1/2 second dan Exposure Time 1/2 second saja. Silahkan bandingkan lampu gantung di halaman rumah depan - terlihat foto pertama lebih terang padahal kenyataannya sama saja. Dari mata newbie sendiri hampir tidak dapat membedakan mana yang lebih terang antara lampu-lampu tersebut. Tetapi bila diamati terutama sorot cahaya di sebelah kanan, lampu Osram Night Breaker mampu memberikan garis tegas gelap terang cahaya atas dan bawahnya, hal ini bagus karena tidak akan menyilaukan pengemudi di depan atau yang berlawanan arah. Sampai saat blog ini ditulis berarti sudah 1 tahun dipakai lampu masih bagus, masalah cuaca hujan pun tidak masalah karena sinarnya tetap dapat menembus dengan baik. Overall puas meski harus menebus dengan harga yang tinggi dibanding lampu 60/55 watt standard. Kesimpulan newbie lampu Osram Night Breaker dengan watt standard terang lampu mirip watt 100/90.

Berikut adalah metadata (Shutter Speed, Exposure Time, ISO, Blitz, dll) dari 3 foto di atas :



Dibalik cerita :
Kalau anda jeli melihat metadata foto di atas, terlihat jarak pengambilan foto dari 100/90 ke 60/55 selisih 1 jam lebih ! Lha masa ganti bohlam lampu aja bisa segitu lama, ya plus foto-foto juga ga mungkin lama kan ??

Nih biang keroknya, kiri lampu Philips Rally 100/90, kanan Razon 100/90.



 

Nah yang patah ntuh kaki Philips Rally nya ama sedikit cuilan plastik sisi belakang lampunya. Jadi critanya adalah waktu newbie mau lepas lampu Philips untuk diganti Osram, terasa sangat berat banget. Setelah newbie cek, plastik soket lampunya leleh jadi macam nge-lem ntuh kaki ke soketnya. Coba congkel dan korek-korek ternyata tetep aja lampunya korban. Salah satu kakinya tertinggal dan terpaksa dicabut pakai tang. Setelah dibersihkan masih untung soketnya tetep bisa dipakai; cek reflektor lampu - ternyata aman-aman saja tidak ada tanda-tanda kerusakan. Hmmm padahal pakai baru 2 bulan, ini aja kalo ga ganti bohlam lampu juga ga ketahuan. Tinggi juga panas yang dihasilkan ama nih bohlam lampu.

O iya lampu Osram Night Breakernya lom pernah gua foto fisik ama kemasannya; gua comot dari inet aja deh, seperti ini bentuknya untuk Aerio pakai H4 kemasan yang newbie dapet yang plastik seperti kemasan H7 di bawah ini :


tambahan foto kotak kemasannya saja, isi di dalamnya adalah bohlam bekas :p

 



Disclaimer :
Ini crita pengalaman newbie, penyebutan merk di sini tidak ada maksud menjelek produk manapun dan mempromosikan produk manapun. Kejadian di atas murni kejadian yang newbie sendiri alami. Newbie tidak ada kaitan dengan merk-merk tersebut ! Hanya ingin share pengalaman pribadi ini saja titik. Bukan berarti merk-merk yang newbie sebutkan di atas jelek !

regards,
singachu

Comments
4 Comments
Google+ :

4 comments:

Poskan Komentar