Sabtu, 10 April 2010

DIY : pasang cermin untuk kurangi blind spot

Tempo hari iseng beli cermin tengah mobil yang lebih lebar (panjangnya 300 mm), setelah terpasang hasilnya lumayan memperluas pandangan, tambah safety :)
Dari sana terpikir untuk bikin blog-nya, mengenai blind spot. Apa itu blind spot ? Nyontek dari wiki : area yang tidak dapat dilihat/diamati dalam situasi tertentu.

gambar 1 - sumber wikipedia

Pada gambar 1 - mobil biru dapat melihat mobil hijau melalui cerminnya, tetapi tidak dapat melihat mobil merah bila tidak menoleh untuk mengecek area "blind spot" nya.


Dulu pernah browsing-browsing tentang pemasangan blind spot mirror atau cermin kecil tambahan untuk spion samping. Salah satu artikel yang cukup menarik ada di saft dot com. Kemudian beli dan pasang dengan letak berdasarkan referensi site tersebut. Tetapi newbie kurang puas dan coba pindah-pindahkan cermin kecilnya ke posisi yang lain, newbie tetap dapati bahwa lokasi yang pas memang di ujung dalam atas seperti di ulas di site saft dot com. Yang jadi permasalahan newbie adalah cermin tambahannya terlalu cembung jadinya bayangan yang timbul terlalu kecil, bahkan untuk keperluan parkir yang ga perlu cepat-cepat sekalipun. Hasilnya itu cermin dipensiunkan. Gambar 2 adalah cermin yang newbie maksud, sebaiknya hindari saja karena menurut newbie nyaris kurang membantu.

gambar 2

Untuk blind spot mirror samping newbie sekarang menggunakan seperti di gambar 3, tidak terlalu cembung dan bisa diatur lagi kemiringannya karena memiliki "engsel" sendiri, jadi bisa lebih bebas tidak terlalu mengikuti tempat ditempelnya. Harga sudah lupa, perkiraan 20rb-an.

gambar 3

Dari baca-baca artikel di internet mengenai blind spot dan pengaturan kaca untuk meluaskan area pandang (site menarik untuk dibaca : ini dan ini), newbie coba buat ilustrasi gambar 4A sampai 4D. Gambar-gambar tersebut mengilustrasikan area pandang yang dijangkau dari bangku pengemudi melalui cermin-cermin samping dan tengah.

gambar 4A

Gambar 4A; melalui cermin tengah pandangan melalui kaca belakang saja; sementara cermin samping diatur sedemikian sehingga sedikit dari bagian belakang mobil dapat dilihat di kaca mobil. Beberapa area ada yang overlap antara cermin tengah dan samping; artinya pada area tersebut bila terdapat objek/kendaraan lain akan terpantau di kedua cermin. Dulu ini adalah cara pertama yang newbie terapkan. Kelemahannya area di samping kurang tercover.

gambar 4B

Gambar 4B; melalui cermin tengah pandangan melalui kaca belakang saja; sementara cermin samping diatur sedemikian sehingga lebih melebar keluar - duplikasi area yang dilihat oleh cermin tengah dan samping lebih sedikit tetapi meninggalkan area "blind spot" yang kecil.
Newbie coba terapkan ini awal-awal merasa aneh karena kurang pede tidak melihat bagian belakang mobil, padahal harusnya kita tidak terlalu memerlukan melihat belakang mobil. Karena merasa kurang nyaman, newbie coba tambahkan cermin kecil agar ada tambahan area yang terlihat; Cermin seperti di gambar 2 yang newbie tambahkan. Newbie coba untuk menambahkan di sisi luar dengan harapan semakin lebar jarak pandangnya seperti di gambar 4A; juga mencoba seperti gambar 4C agar sisi belakang mobil terlihat di cermin tambahan. Tetapi karena kecilnya bayangan yang nampak di cermin gambar 2, newbie merasa kurang membantu dan terpaksa dilepas.

gambar 4C

Pada gambar 4C; pengaturan cermin tengah dan samping seperti gambar 4B, berikutnya ditambahkan cermin tambahan untuk mengeliminasi sedikit blindspot di antaranya. Cermin tambahan ini jangkauannya tidak sejauh cermin utama karena bayangannya terlihat lebih kecil (meski masih bisa dipantau). Newbie merasa cermin tambahan seperti di gambar 3 memenuhi harapan newbie, bayangan tidak terlampau kecil (cermin tidak terlampau cembung) dan masih bisa diatur-atur lagi kemiringannya karena masih dapat bergerak terhadap "rumahnya". Pada gambar 5 di bawah ini tampak cermin samping kiri, newbie coba ambil foto dari posisi "menyetir" melewati kaca film (kaca tertutup). Pada gambar 5 terlihat bayangan yang ada di cermin utama tidak menunjukkan bagian belakang mobil, bagian belakang mobil tersebut akan muncul pada cermin tambahan yang artinya cermin tambahan ini mengurangi blindspot sedangkan cermin utama dapat diatur lebih melebar ke samping memperluas area pandang. Bila diperhatikan tampak antara cermin utama dan cermin tambahan ada obyek yang overlap yaitu pipa miring; banyaknya area yang overlap dapat diatur lebih fleksibel karena saat cermin utama dilebarkan, cermin tambahan bisa diatur lebih menyempit - tentu pengaturan cermin tambahan manual karena bukan electric mirror :D. So ngaturnya ga bisa sambil mobil jalan.

gambar 5

gambar 4D
Gambar 4D; seperti halnya gambar 4C tetapi cermin tengah "diganti" dengan cermin yang panjangnya 300mm. Cermin tersebut memiliki area pandang yang lebih luas bahkan dapat menjangkau melalui kaca jendela penumpang. Di gambar 4D memang newbie gambar terpisah area pandangnya dari area pandang ke belakang mobil, karena memang terhalang oleh pilar C dan pilar D yang ada di mobil.
Newbie kebetulan memakai merk 3R, tipe 3R-300C, memiliki panjang 300mm, cermin sedikit melengkung (curve). Keunggulan dibanding cermin tengah standard Aerio : Area pandang lebih lebar dan bayangan lebih terang dibanding; sedangkan kelemahan adalah : object yang nampak di cermin lebih kecil (object nampak lebih jauh) dan tidak bisa diatur "diredupkan" bila ada yang nembak pakai lampu jauh. "Peredupan" yang newbie maksud adalah fitur dari kaca tengah Aerio yang punya tuas untuk gelap terang. Artinya karena memang cermin pengganti maka fitur tersebut jadi tidak ada.

gambar 6 - cermin standard Aerio

gambar 7 - cermin pengganti

Terlihat perbandingan bayangan pada gambar 6 (standard Aerio) bayangan tampak lebih dekat (obyek besar), sedangkan pada gambar 7 bayangan tampak lebih jauh (obyek kecil) tetapi kaca samping baris kedua dapat dicover. Obyek juga terlihat lebih terang pada cermin pengganti - sayang dari foto tidak dapat dibedakan. Masalah obyek besar - kecil newbie perlu sedikit adaptasi untuk membiasakan persepsi jarak obyek ke mobil dan kenyataannya bukan suatu kendala.

gambar 8 - ujung belakang mobil terlihat hanya di cermin kecil

gambar 9 - cermin bagian kiri

gambar 10 - cermin standard Aerio

gambar 11 - cermin yang lebih panjang

Newbie ada kesempatan ambil foto di tempat yang lebih luas. Gambar 8 & 9 adalah pengaturan yang newbie terapkan agar mendapatkan kondisi seperti di gambar 4C. Gambar 10 & 11 menunjukkan perbandingan antara cermin standard dan cermin pengganti, perhatikan coverage yang ditampilkan dan perhatikan bayangan sepeda motor yang kebetulan sedang parkir. Perlu sedikit adaptasi untuk perubahan perkiraan jarak obyek ke mobil.

gambar 12

Untung belum kelupaan foto sebelum kemasan dibuang, tapi cerminnya dah dikeluarin.

gambar 13

Foto di kemasan bagian belakang, tipe 3R-300C, kebetulan pas diskon harga sekitar 59rb kalo ndak salah ingat (sori pas ketik blog ini selisih 2 minggu dari pembelian) di ACE Hardware Galaxy Mall.


gambar 14

Masih di balik kemasan, cara pasang dan peringatan-peringatannya termasuk bla bla bla marketingnya seperti kalau pecah tidak langsung berhamburan karena masih menyatu dengan adanya stiker dst...

gambar 15

"Janji" fungsi barangnya yang membuat newbie iseng pingin coba, dan hasilnya sudah newbie ulas di atas.

gambar 16

Bagian belakang produk, nampak ada "4 kaki" untuk mengigit spion asal, jadi pemasangannya tinggal dipasang saja ke spion lama - 2 kaki yang atas dapat ditarik dan "berpegas". Pemasangan dan melepas juga mudah - namun cukup kokoh dan tidak goyang.

regards,
singachu

Newbie tidak ada hubungannya dengan produk, merk dan toko yang disebut di atas. Tidak ada maksud menjelekkan dan atau mempromosikan, bukan suatu review tentang bagus buruknya satu produk. Ulasan murni ulasan pribadi sebagai pengguna dan semangat membuat blog saja. Newbie tidak bertanggung jawab terhadap persepsi, hasil yang mungkin timbul dari tulisan di atas, resiko ditanggung sendiri yah....

Comments
0 plus+

0 comments :

Poskan Komentar