Kamis, 19 Desember 2013

DIY: Isi Freon R134a Kaleng {Daniel Setiawan}

 gambar 1 - Freon R134a KLEA
Problem AC tidak dingin ini sebenernya sudah sejak Oktober'13 lalu, saat itu langsung dibawah ke bengkel dan saran bengkel ditambah freon saja, dan kata bengkel ada bocor halus. tapi baru satu bulan ditambah freon AC sudah tidak dingin lagi, so.. sudah pasti di system AC ada yang bocor.
Hasil inspeksi visual pipa2, kompresor, condenser, tabung filter dryer semuanya kering tidak terlihat basah oli. (cuma evap yang belum di cek krn susah bongkarnya)
untuk menutupi rasa penasaran, akhirnya diputuskan untuk nyoba ngisi freon sendiri. berikut bahan2 dan cara pengisian freon di Baleno Next-G a.k.a LIANA:
1. Freon R134a kemasan Kaleng 390gram. (gambar 1)
2. Manifold Gauge (pinjem dari om Kris Haryanto)...
 gambar 2 - Manifold gauges
manifold gauges punya om Aan ini sebenernya untuk Freon R22 atau R12 jadi perlu converter Quick Release untuk niple R134a
 gambar 3 - Quick Release for R134a
3. Can Tap valve model Screw On (pinjem dar om Kris Haryanto juga)... ini fungsinya untuk mengalirkan freon dari kaleng ke system AC.
 gambar 4 - Can Tap screw model

Cara pengisian freon:
1. siapkan Freon R134a Kaleng, pasang Can Tap valve dengan cara kran diputar berlawanan jarum jam sampai mentok (angka 1 pada Gambar 5), sambungkan pada kaleng freon dengan memutar Can Tap valve searah jarum jam sampai benar2 kecang (angka 2 pada Gambar 5). note: jangan putar keran warna biru ke arah closed karena akan melubangi kaleng dan freon akan tersembur keluar.
 gambar 5 - Can Tap with Freon
2. siapkan manifold gauges, sambungkan selang biru ke low pressure gauge warna biru, selang merah ke hi-press gauge warna merah, selang kuning di tengah untuk pengisian freon.

3. pastikan semua kran pada manifold dalam kondisi tertutup, masing2 ujung biru dan merah disambung dengan niple converter R134a, kemudian disambungkan ke system AC mobil. ujung selang biru ke Low Presure niple di dekat firewall. ujung selang merah dipasangkan ke Hi-Pressure niple di dekat Radiator. dan ujung selang kuning dipasangkan ke Can Tap valve kaleng Freon.
 gambar 6 - Set up to car's system
4. jika pemasangan sudah benar, maka pada manifold gauge akan terlihat masing2 tekanan freon pada kedua gauges low pressure dan hi pressure. mesin masih dalam kondisi mati, terlihat pada low presure menjukkan angka 10 psi (jauh dibawah angka normal). jika mesin dinyalakan dan ac di on kan, maka kompresor tidak akan bekerja karena tekanan kurang.
 gambar 7 - Engine off, AC off
5. nyalakan mesin, biarkan dalam kondisi idle, nyalakan AC. kompresor tidak bekerja karena tekanan freon kurang. putar keran yang menempel pada kaleng freon ke arah closed (berlawanan dengan jarum jam) sampai mentok.

6. buka perlahan kran low pressure warna biru pada manifold gauge, kemudian buka kran Can Tap valve pada kaleng freon untuk mengalirkan freon dari kaleng ke dalam system AC. perlahan2 jarum pada manifold gauge warna biru akan naik seiring dengan masuknya freon (pastikan jarum low presure tidak melebihi dari angka 80 psi karena selang akan locked dan freon tidak mengalir)
 gambar 8 - Engine on, AC on, hi presure too low
7. jika tekanan freon pada low press sudah melebihi dari 20 psi otomatis kompresor akan bekerja. sesaat setelah kompresor bekerja gauge low pressure akan drop karena freon ditarik oleh kompresor, buka kran pada kaleng supaya tekanan low pressure naik dan maintain pada tekanan 20-40 psi.
 gambar 9 - System working, presure drop
8. saat freon berpindah dari kaleng ke dalam system, kaleng freon akan terasa dingin karena perubahan tekanan dalam kaleng. goyang2kan kaleng freon untuk mengetahui apakah seluruh isi freon sudah masuk ke dalam system ac. jika masih terasa ada cairan dalam kaleng maka freon belum habis, goyang2kan sampai benar2 kosong (tidak ada cairan dalam kaleng) dan kaleng sudah tidak dingin lagi.

9. tutup semua kran (pastikan benar2 rapat). jika diperhatikan jarum pada manifold gauge dengan kondisi mesin idle, low presure gauge menunjuk pada angka +/- 28psi dan hi presure gauge pada angka 200psi (angka rekomendasinya low 25-40 dan hi 180-250) artinya masih dalam range yang direkomendasikan.
 gambar 10 - Normal Presure
10. cek kabin, sudah dingin lagi.. (sayang tidak punya termometer untuk mengukur suhu kabin).

11. cek gauge pada saat di gas rpm >2000 pembacaan tekanan pada hi press naik ke 225psi... (normal..)
gambar 11 - rpm>2000, Normal Presure
12. lepaskan niple low press dan hi press dari mobil. hati-2 saat melepaskan niple hi press karena tekanannya sangat tinggi (200psi), saat narik quick release nubie lapisi dengan kain karena selain tekanan tinggi juga panas) untuk yang low press warna biru tidak menjadi masalah.

13. proses pengisian selesai.. ac dingin lagi..

tambahan informasi:
setelah dilepas dari niple, ternyata tekanan yang tersimpan di dalam selang manifold gauge ini tidak hilang karena di ujung selang otomatis mengunci saat dilepas dari niple. sebelum melepas selang sebaiknya buka keran sedikit untuk melepaskan freon tekanan tinggi yang terjebak di dalam selang. pengalaman nubie langsung buka selang dan freon yang terjebak langsung keluar di sela-2 drat ujung selang, cukup kencang dan sangat dingin.

yang mau coba sendiri, silahkan. terbukti murah meriah dibandingkan dengan isi freon di bengkel.

harga R134a 25ribu per kaleng om, Quick Release 65 ribu, beli di toko sparepart AC., yang ditambah cuma freon saja om, iya sih oli pasti kurang, tapi karena penasaran kenapa cuma sebulan habis saat diisi di bengkel ac jadi tambahin freon sendiri.. dan poto2 DIY itu adalah kali kedua om diisi freon sendiri.. sepertinya memang udah parah bocornya.. tapi heran gk keliatan ada rembesan oli, rencana weekend mau bongkar di bengkel.. udah yakin pasti ada yang bocor gede hehehe...


sumber : FB

Comments
4 plus+

4 comments :

Poskan Komentar