Kamis, 31 Desember 2009

DIY : cek engine mounting

Pertama kali newbie tau cara cek engine mounting dengan cara di dongkrak karena dapat info dari bro kinoy aka the_sixth_sense. Berhubung beberapa orang juga nanya yang berarti tidak tau bagaimana caranya, maka newbie coba tulis blog ini, meskipun belum pernah praktek sih..... Kebetulan di postingan http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2021813&page=423 dan http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2021813&page=425, bro centraltech8 ada tambahan cara menggunakan gelas air.

Engine Mounting, ntuh adalah karet / braket / pangkon / "pemegang" mesin mobil (engine) ke sasis / rangka mobil. Kalau misal mesin langsung di"baut" ke mobil tanpa adanya peredaman maka efek getaran mesin akan langsung diteruskan ke sasis dan seluruh body mobil akan ikut bergetar. Jelas akan menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan akan mengendorkan baut-baut lainnya.
Agar getaran dapat tereduksi, dipasanglah Engine Mounting yang cukup kuat menahan mesin agar tidak terlepas namun juga harus cukup lentur agar getaran teredam. Kerusakan pada engine mounting biasanya karena materialnya pecah atau mengeras.

Di Aerio dan Next G, engine mounting terdapat 4 buah, masing-masing di kiri, kanan, depan dan belakang.


Untuk Transmisi Manual  (M/T) dari diagram di atas Engine Mounting adalah :
NoPart Number Qty Description
1 11610-54G01 1 MOUNTING, ENGINE RH
7 11620-54G02 1 MOUNTING, ENGINE LH
24 11710-65G50 1 MOUNTING, ENGINE REAR
25 11720-62G00 1 BUSH, ENGINE FRONT TORQUE


 
Untuk Transmisi Atomatis (A/T) dari diagram di atas Engine Mounting adalah :

No Part Number Qty Description

1 11610-54G01 1 MOUNTING, ENGINE RH

7 11620-54G11 1 MOUNTING, ENGINE LH

20 11710-65G50 1 MOUNTING, ENGINE REAR

21 11720-65G50 1 BUSH, ENGINE FRONT TORQUE

Bila mobil terasa bergetar bahkan sampai terasa ke seluruh body, Engine Mounting bisa jadi adalah penyebabnya. Untuk memastikannya berikut adalah cara mengeceknya :
  • Pastikan mobil diparkir di area yang datar, mesin hidup, buka kap mesin, lakukan dongkrak mesin pada bagian bak oli daerah gearbox transmisi dekat engine mounting depan sampai mesin terlihat sedikit terangkat dari sasis, idenya adalah bukan lagi Engine Mounting yang menahan mesin sepenuhnya tetapi dongkrak lah yang menahannya (setidaknya dibantu oleh dongkrak). Apabila Mesin tidak terlihat bergetar lagi maka dipastikan Engine Mounting sudah ada yang rusak.
  • Mesin Mati, letakkan segelas air (atau waterpass) di atas mesin untuk melihat kemiringan mesin. Engine mounting yang lemah akan ditandai dengan turunnya ketinggian mesin.
-------------------------------------------
Tambahan : http://www.kaskus.us/showthread.php?p=149478808#post149478808

Quote:
Originally Posted by kasus88 View Post
Sip2
Jangan lupa foto sebanyak2nya ::
O ya tools buat buka pasang bearing jgn lupa difoto juga

Eh aku baru inget waktu ganti belt, emon kanan & kiri sempet dilepas trus mesin didongkrak sebelah kanan di bak olinya biar nggampangin buka bautnya, sptnya mayan kuat sih...
Trus pas mesin diturunin pan digeletakin dengan bak oli di bawah nempel tanah jg gpp kan?

CMIIW

wah kayaknya terlalu beresiko bak oli jadi tumpuan... kalo uada turun mesin beda om... kan uda di buka sebagian tuh ...
trus kalo di tanah tumpuan selebar bak oli.. jadi tekanan di bak oli rata..
kalo dongkrak kan tekanan cuma di ujung dongkrak aja tuh... bahaya donk..
penyok... kecuali di kasi papan baru dongkrak..
rata2 bengkel dongkrak mesin di posisi sini

pake dongkrak kecil lebih gampang

ini seal as roda kalo rembes... oli transmisi keluar dari sini.. tanda2 oli merah2 di daerah sini... di ganti aja murah sealnya gak sampe 100rb...
dulu pernah ganti 2thn yg lalu tapi ganti di bengkel... ribet harus ngolong takut ktimpa takut gagal juga


 hubungannya dgn emon dan as roda dalem

kalo emon uda turun kan posisi as roda dalem turun sedangkan tumpuan di gambar di atas tu ada seperti semacam bearing di tengah2 .. itu kan gak bergerak... hanya lurus...
jadi kalo emon rusak.. as roda turun jadi batang as roda ter tekuk jadinya bisa bunyi2 kalo maju... lama kelamaan bisa as roda dalem surinya rusak(yg di seal as roda) itu yg mengakibatkan ganti batang as roda dalem
seharusnya jarang rusak.,. yg rusak selalu cv joint karena bergerak trus dan kiri kanan trus(belok setir)
antisipasi emon spy tdk tambah parah...
---
tambahan foto dari milis AIC
Engine mounting kanan Aerio, beda antara yang masih baru (sebelah kiri) dengan yang udah turun (sebelah kanan) - perhatikan letak center untuk ngiket dudukan dari mesin


regards,
singachu

Comments
5 plus+

5 comments :

Poskan Komentar