Kumpulan Do It Yourself (DIY), postingan, artikel, berita yang dikumpulkan/didapat oleh newbie baik yang dilakukan newbie sendiri maupun copy-paste / comot sana sini. Do it at your own risk.
Newbie udah lama beli High Pressure Cleaner Listrik merk Multipro HPW718-MP, dan sejak lama sudah mulai macet-macetan terutama saat hendak digunakan pertama kali. Waktu saklar di ON mesin High Pressure Cleaner ini hanya menderung/mendengung saja tapi keluaran air tidak kencang, awal-awal harus dipancing beberapa kali ON-OFF tapi akhir-akhir ini makin lama dan membuat jengkel. Yang menjengkelkan juga adalah listrik sering mati karena MCB 6 Ampere (1300 Watt) tidak mencukupi lagi, padahal secara spek HPW718-MP ini hanya mengkonsumsi 900 Watt saja dan kalau sudah jalan newbie tidak ada kendala listrik meskipun bersamaan dengan peralatan listrik lainnya seperti TV, pompa air, lampu. Sudah coba cari-cari referensi untuk tau cara kerja High Pressure Cleaner tapi tidak dapat juga, akhirnya modal nekad untuk ngebuka hehehehee... Kebetulan badan sedang ga enak tapi tangan lagi gatal, ya udah bongkar High Pressure Cleaner aja deh, iseng-iseng. Maaf foto-fotonya rada kebalik dan tidak step by st...
gambar 1 - Testing Camera Mundur Sekalian betulin sambungan kabel camera yang longgar, sekalian pasang saklar modifikasi. Bila normalnya camera akan hidup saat tuas transmisi diarahkan ke mundur dan mati saat transmisi pindah ke maju / netral / park, maka dengan modifikasi ini dibuat 3 Mode : Auto Mode (Head Unit akan menampilkan Camera apabila tuas pindah ke mundur, dan Camera off apabila pindahin tuas transmisi ke Netral / Maju / Park) Always Off (Head Unit tetap di tampilan awal - misalnya mati atau setel lagu - dan camera tidak akan aktif biarpun tuas transmisi dipindahkan ke Mundur) Always On (Head Unit akan selalu menampilkan Camera tanpa perduli tuas transmisi maju / mundur / netral / park) Latar belakang dibuat Always On : Bila Head Unit sudah dalam kondisi menyala, perpindahan ke mode Camera akan cepat, tetapi apabila Head Unit dalam kondisi mati ada waktu jeda yang kadang kerasa mengganggu. Bila perlu maju mundur beberapa kali saat parkir, lebih menyenan...
gambar 1 - post by Go Wes otodiy.blogspot.com Tolong om tempat sekring untuk cas dimana ya,semoga yg membantu diberikan kemudahan rizki aamiinn by Sofian Augen Zanjabil
gambar 1 - Petunjuk pemakaian Review kali ini sedikit mix antara instalasi, setting dan pemakaian alarm mGuard M1+ sejak dari pasang pertama sampai hari ini kira-kira sudah dua minggu lebih, termasuk masih oprek-oprek dikit sana sini .
gambar 1 - petunjuk fuse ECU Setelah membersihkan MAF sensor , dilanjutkan dengan reset ECU. Buka tutup fuse box di sebelah kanan, belakang aki. Ada petunjuk fuse ECU (tanda panah warna merah) di gambar 1.
gambar 1 - Socket Connector http://otodiy.blogspot.com Masih penasaran dengan kabel untuk Camera Mundur biar bisa dipasang di Grand New Kijang Innova type G. Biarpun sudah membaca cara pasang camera mundur di Innova type V , tapi karena Head Unitnya beda tipe dengan Innova type G , biarpun sama-sama merk Fujitsu Ten, apalagi di panduan masih ragu mana Video IN plus dan groundnya, maka newbie coba browsing-browsing lagi buat nambah referensi. Dan dari google ketemu gambar-gambar berikut ini, meski kenyataannya tetap ada beda yah, but enjoy..... and do at your own risk....
gambar 1 - Camera Mundur nampak pada Fujitsu TEN bawaan Innova http://otodiy.blogspot.com Newbie masih berencana aja untuk pasang camera mundur di Grand New Kijang Innova tipe G, kebetulan ada camera copotan sebelum dipasang di mobil lain, maka newbie pingin testing dulu di Innova. Berbekal dari panduan pasang camera mundur di Innova tipe V , dan hasil browsing wiring diagram Fujitsu Ten di internet , dan hasil coba lepas Head Unit sebelumnya , maka newbie lanjutkan testing.
Apa itu PCV Valve ? Dari singkatan : PCV = Positive Crankcase Ventilation Valve = katup Crankcase = Blok mesin yang isinya jeroan mesin termasuk piston, crankshaft, connecting road, oli dsb Gampangnya PCV Valve adalah katub untuk ventilasi Blok Mesin. PCV Valve berupa One Way Valve atau Katub searah. Maksud dari Searah adalah flow / aliran hanya bisa bergerak ke satu arah, yaitu dari Blok Mesin ke Luar dan tidak bisa dari Luar ke Blok Mesin.