Rabu, 03 Agustus 2011

DIY : memperbaiki rembes oli transmisi matic pada packing karter oli (oil pan) serta ganti filter oli matic

Gambar 1 - rembes di sekitar karter oli

Gambar 2 - bekas rembesan oli

Bahan dan alat :


step-step :
1. Buka dek plastik bawah sisi transmisi dengan cara melepas 3 baut ukuran 10 mm pada bawah bumper, dan membuka klip plastik pakai obeng minus di dekat roda kiri.
Gambar 3 - Dek plastik

2. Bersihkan oil pan dan baut drain dari kotoran, kemudian tempatkan wadah penampung oli di bawah Baut drain (gambar 2 dan 4), buka baut drain dengan kunci no 14 mm.
Gambar 4 - Baut Drain transmisi matic

3. Biarkan oli mengalir ke penampungan sampai habis
Gambar 5 - Tap Oli

4. Pasang kembali baut drain ke tempat semula, dan dimulai proses pencopotan bak oli/oil pan. Baut oil pan ini sejumlah 18 biji dan dibuka menggunakan kunci no 10 mm. Jangan langsung mencopot semua baut.
Gambar 6 - Baut oil pan

5. Trik mencopot baut oil pan ini bertujuan agar oli tidak berhamburan sewaktu melepas oil pan karena oil pan masih terdapat oli meskipun sudah di-drain sebagian, perhatikan saja bentuk oil pan dan letak baut drain maka akan terlihat baut drain bukan di lokasi terendah karenanya menyisakan sebagian oli pada oil pan. Triknya adalah dengan mencopot separo bagian dari oil pan, dan mengendorkan sisanya (gambar 7).
Gambar 7 - Trik mencopot baut oil pan

6. Meski sudah dicopot sebagian bautnya, oil pan nampak masih menempel cukup erat dan tidak dapat digoyangkan dengan tangan. Jangan dicongkel dengan obeng tapi pukul oil pan dengan palu karet / benda lunak... newbie menggunakan gagang obeng yang ada karetnya untuk memukul oil pan ke arah samping untuk "menggeser" oil pan. Begitu tergeser oil pan akan jatuh sebagian (pada tempat yang bautnya dilepas) tetapi masih tertahan oleh baut yang hanya dikendorin saja. Bila kita langsung melepas semua baut maka oil pan dapat langsung jatuh dan oli akan berhamburan.
Gambar 8 - Terlepas sebagian dan tertahan

7. Tahan oil pan ke atas dengan satu tangan, sedangkan tangan yang lain melepas semua baut-baut yang tersisa. Setelah itu perlahan-lahan turunkan oil pan dengan hati-hati agar oli tidak tumpah. Nampak pada gambar 9 transmisi dan oil strainer yang terlihat setelah oil pan dilepas, dan pada gambar 10 nampak oil pan beserta sisa oli yang masih ada. Tetap tempatkan penampungan di bawah transmisi karena oli akan masih ada yang menetes dari transmisi.

Gambar 9 - Oil pan sudah terlepas

Gambar 10 - Oil pan dan sisa oli

Di gambar 10 nampak 2 buah magnet. Nampak bagian dasar seperti lumpur/sludge yang baru hilang apabila di-lap tangan. Kondisi oli tidak terlalu hitam tapi juga tidak terlalu tembus pandang, di gambar 10 yang lekuk-lekuk adalah pantulan bagian bawah mobil yang tertangkap kamera sewaktu pemotretan. Bahkan pada gambar 11 nampak serpihan logam di pan yang tidak ikut terkuras saat baut drain dibuka.

Gambar 11 - Serpihan logam

8. [Lakukan step ini hanya bila ganti filter oli / oil strainer] Nampak pada gambar 12 sampai gambar 15 adalah oil strainer, lepas oil strainer ini dengan membuka baut ukuran 10 mm sebanyak 3 buah. Tetap tempatkan penampung oli karena masih banyak oli yang menetes dari valve body setelah oil strainer dilepas.

Gambar 12 - Oil strainer terlihat

Gambar 13 - Oil strainer terlihat

Gambar 14 - Oil strainer terlihat

Gambar 15 - Oil strainer terlihat

Berikut adalah gambar-gambar Oil strainer bekas, gambar 17 nampak gasket dari oil strainer sudah mengeras, sehingga bila tidak berniat mengganti oil strainer sebaiknya tidak mencopotnya karena ditakutkan ada kebocoran apabila dipasang ulang. Pada gambar 19 dan 20 newbie coba semprotkan brake cleaner di sebagian tempat, terlihat sludge oli bisa terhapus, meski demikian cukup susah membersihkan screen filter hanya dengan menyemprot saja.

Gambar 16 - Oil Strainer bekas - sisi atas

Gambar 17 - Oil Strainer bekas - gasket dan filter

Gambar 18 - Oil Strainer bekas - screen filter sisi bawah

Gambar 19 - Oil Strainer bekas - test semprot brake cleaner

Gambar 20 - Oil Strainer bekas - test semprot brake cleaner

Gambar 21 - Oil Strainer bekas - zoom screen filter

9. [Lakukan step ini hanya bila ganti filter oli / oil strainer] Setelah Oil strainer dilepas maka nampak bagian bawah dari valve body (cover valve body?) beserta selenoid-selenoidnya seperti terlihat pada gambar 22 sampai 27. Pasang Oil strainer yang baru dengan menempatkan gasket pada lubang hisap (gambar 23) dan pasang 3 baut pengikatnya sehingga nampak seperti gambar 28.

Gambar 22 - Valve Body

Gambar 23 - Lubang hisap oli setelah oil strainer

Gambar 24 - Selenoid pada valve body

Gambar 25 - Selenoid pada valve body

Gambar 26 - Selenoid pada valve body

Gambar 27 - Selenoid pada valve body

Gambar 28 - Oil Strainer yang baru terpasang

10. Step ini mempersiapkan oil pan, dimulai dari membuang sisa oli yang ada di oil pan, kemudian lepas dan bersihkan magnet yang ada pada oil pan (ada 2 buah magnet). Wow kotor banget dan banyak sludgenya sampe tissue jadi hitam legam.
Gambar 29 - Magnet kotor

Gambar 30 - Magnet kotor

Gambar 31 - Wow kotornya sampai hitam-hitam

11. Kupas lepas gasket lama dari oil pan.
Gambar 32 - Gasket Oil Pan sudah keras dan getas

12. Bersihkan oil pan dengan brake cleaner, pastikan tidak ada pasir/kotoran tersisa. Dan pasang kembali magnet yang sudah dibersihkan. Bersihkan pula baut-baut oil pan dari kotoran dengan menyemprot brake cleaner.

Gambar 33 - Delapan belas baut oil pan

13. Apply sealer di sekeliling oil pan, terutama di sekeliling lubang-lubang baut sebanyak 18 buah.
Gambar 34 - Sealer di oil pan

14. Segera pasang gasket yang baru pada oil pan, kemudian masukkan baut ke semua lubang yang ada agar kedudukan gasket bisa presisi dan pemasangan baut bisa presisi di lubang-lubangnya.
Gambar 35 - Gasket dipasang, pakai baut buat bantu ngepasin

15. Setelah lengket, lepas semua baut dan apply sealer lagi di atasnya dan pasangkan oil pan pada transmisi, pasang semua baut-bautnya. Jangan sampai terlalu kencang (newbie sempet membuat gasket rusak dan jadi bocor gara-gara terlalu kencang memutar baut sehingga gasket tertekan keluar), tetapi jangan terlalu kendor juga karena oli dapat merembes keluar. (Pada oil pan terlihat ada goresan bahkan sedikit nekuk kedalam, tampaknya pernah mentok sehingga mengakibatkan kebocoran seperti gambar 1 dan 2 di atas)
Gambar 36 - Oil pan terpasang

16. Pastikan baut drain terpasang sempurna, apply sealer / seal tape bila perlu. Kemudian isi oli melalui lubang dipstick. Cek level oli dan tambahkan bila masih kurang.
Gambar 37 - Alat bantu pengisian ala newbie

17. Pastikan tidak ada kebocoran oli, sebaiknya dilakukan test jalan dengan jarak beberapa kilometer dulu untuk mengamati pemuaian dan ada tidaknya kebocoran. Siapkan cadangan oli di bagasi berikut corong pengisian bila terdapat kebocoran di jalan, jangan sampai kehabisan oli. Selesai.

regards,
singachu

Comments
0 plus+

0 comments :

Poskan Komentar