Selasa, 28 Agustus 2012

DIY : merangkai Capacitor untuk membuat Volt Stabilizer

Sebenernya iseng aja pas mudik ke Malang, kebetulan di dekat rumah ortu ada toko elektronik, jalan kaki ke sana dan iseng aja beli capacitor buat dirangkai jadi Volt Stabilizer. Ga terlalu berharap banyak dengan Volt Stabilizer ini karena bedanya ngandalkan feel saja, harapannya Capacitornya dapat menyerap ripple atau riak voltase, baik yang disebabkan listrik yang terpakai injector, fuel pump, ignition   dan sebagainya, maupun karena alternator itu sendiri sebagai penghasil listrik yang tidak 100% menghasilkan listrik yang rata. Ya namanya iseng, total biaya kurang dari 50rb.
Volt Stabilizer yang dibuat di sini cukup sederhana yaitu dengan merangkai Capacitor secara pararel. Capacitor dengan nilai kapasitansi rendah dapat memfilter noise pada frequensi tinggi, sedangkan Capacitor dengan nilai kapasitansi lebih tinggi dapat menstabilkan kebutuhan listrik dengan Arus lebih tinggi. Sehingga perlu kombinasi rangkaian Capasitor dengan nilai kapasitansi rendah. Kapasitansi yang dipakai disini dalam satuan micro Farad (uF).

 gambar 1 - Kondisi terpasang pada aki
 gambar 2 - Tampak atas hasil rangkaian



Berikut rincian Capacitor yang dipakai

0.1 uF 4 buah @ Rp100=400
3.3 uF 4 buah @ Rp100=400
4.7 uF 4 buah @ Rp100=400
47 uF 4 buah @ Rp150=600
330 uF 4 buah @ Rp250=1000
470 uF 4 buah @ Rp300=1200
1000 uF 4 buah @ Rp1000=4000
2200 uF 4 buah @ Rp1750=7000
3300 uF 4 buah @ Rp1500=6000
4700 uF 4 buah @ Rp4000=16000
PCB 3500
------
Total 41500
Fuse+Rumah (dulu belinya lupa harganya, tapi murah kok)
LED biru x2 + 1KOhm Resistor (seingetku LED harganya ga sampe 500 per biji, apalagi resistor kecil murah banget)


 gambar 3 - tambah fuse (nantinya tambah skun buat baut ke aki) 
 gambar 4 - Tampak bawah, solderan acak kadut
Untuk memudahkan solder, newbie susun plus berhadapan dengan plus, minus berhadapan dengan minus. Karena PCB yang dipakai sudah lubang-lubang dan tidak saling terhubung, maka manfaatin lebihan kaki-kaki Capacitor sebagai penghubung satu dengan yang lain. Newbie gunakan kabel untuk menghubungkan antar lajur, plus dengan plus, minus dengan minus. Kalau pakai PCB yang dibentuk sendiri pakai FeriClorit bisa lebih rapi hasilnya.... Anyway karena males ribet dan iseng aja, cuek lah toh ntar ditutupi hehehehe. 
Gambar berikutnya lebih ngenes.... karena pas iseng beli ga ada bayangan butuh case segede apa, dan asal rangkai aja, jadinya bingung mau dikasi casing apa.... Cari-cari ketemu bungkus viting lampu rumah, kebetulan dimensinya bisa masuk, ya sudah pakai aja.....
 gambar 5 - kemasan ala kadar
gambar 6 - dilapis lagi dengan isolasi bening biar tahan percikan air

Setelah ditambah kabel skun, testing, pasang di kepala aki. Plus ke terminal plus dan minus ke terminal minus. Hasil secara sugesti terasa lebih berisi terutama saat start jalan dari diam, setelah perpindahan gigi dan gas lagi juga terasa smooth..... Sayang ga ada osiloscop untuk test ripple voltage sebelum dan sesudah pasang.

regards,
singachu

Comments
0 Comments
Google+ :

0 comments:

Poskan Komentar