DIY : Ganti rear wheel cylinder assy aka master rem bawah rem tromol belakang Next G / Aerio

 gambar 1 - wheel cylinder / master rem belakang merk SANYCO
otodiy.blogspot.com
Waktu ganti kampas rem tromol belakang, udah ngeliat kalau ada bocor minyak rem dari master rem di tromol kiri. Cuman waktu itu dibersihkan sambil siap-siap. Tapi ternyata setelah beberapa hari dari ganti kampas rem, minyak rem di reservoir hampir di garis minimum, padahal sudah dipastikan isi di garis max waktu pergantian kampas rem. Ya akhirnya beli master rem KW aja, sebenernya bisa beli repair kit / karet nya saja, cuman kalau dinding cylindernya udah baret biasanya juga diganti karetnya ga akan bertahan lama. 

Kapan lalu pakai master rem atas KW merk Hasaki hasilnya ok, kali ini coba kw juga merk SANYCO. Beli di toped, harga 91rb, kebetulan ada promo free ongkir.

gambar 2 - diagram rear wheel brake
12. 53401-63B00 CYLINDER ASSY, REAR WHEEL RH
13. 53402-63B00 CYLINDER ASSY, REAR WHEEL LH
14. 53400-70810 .PISTON CUP/BOOT SET

Nah yang newbie ganti yang no 13, bagian kiri belakang dengan kode part 53402-63B00. Sebenernya bisa ganti karetnya saja no 14. Jangan salah beli kiri dan kanan ya karena beda posisi pipa minyak remnya (gambar 3).

 gambar 3 - Bagian untuk ke pipa minyak rem dan bleeding rem
 gambar 4 - bagian bawah
Step-step :

  • Langkah pertama tentu dongkrak mobil. Pastikan roda depan diganjal. Step-step sama seperti membersihkan rem yang pernah diulas di sini.
  • Setelah tromol dilepas, terlihat wheel cylinder aka master rem belakang yang mau diganti, bisa dilihat posisinya seperti di gambar 5, dan baut-baut yang dilepas di gambar 6.

 gambar 5 - perbandingan wheel cylinder SANYCO dengan ori
 gambar 6 - dua buah baut pengikat dan 1 baut pipa minyak rem

  • Bersihkan kotoran dari bagian luar wheel cylinder (gambar 6). Foto ini dari balik rem tromol jadi bukan di dalamnya. Karena ada di luar jadinya banyak kotoran yang nempel, bisa dibersihkan dengan sikat gigi dulu untuk meminimalisir kotoran.
  • Pertama lepaskan dulu baut dari pipa minyak rem. Pipa ga bisa dicabut atau dikeluarkan total karena pipa dari logam jadi kaku dan masih ada dudukan pipa yang megang. Biarkan saja ga perlu dilepas total. Minyak rem mulai keluar dari pipa, biarkan saja atau tampung. Bisa juga baut dipasang dulu pakai tangan biar ga terlalu banyak minyak rem yang terbuang.
  • Selanjutnya buka 2 baut pengikat yang ada di bawah pipa (gambar 6). Lepas total bautnya. Untuk nepel bleeding rem ga usah diotak-atik.
  • Kendorkan lagi baut pipa kalau tadi sempat dipasang ulang. Selanjutnya keluarkan wheel cylinder dari arah dalam tromol keluar. Geser bagian belakang dulu keluar supaya nepel bleeding bsia lewat lubang yang ada.

 gambar 7 - wheel cylinder baru terpasang

  • Foto kondisi setelah terlepas ga kefoto, tangan udah belepotan minyak rem soalnya :D Langsung saja dipasang wheel cylinder yang baru, mulai dari nepel bleeding dimasukkan dulu melalui lubang, pas-kan posisi pipa minyak rem, setelah itu pas-kan posisi penonjok brake shoe kanan dan kirinya.
  • Pasang dulu dua baut pengikat cylinder rem dari belakang. Ini perlu pencahayaan yang pas biar enak pasangnya. Ga perlu terlalu kencang dulu, asal pas.
  • Berikutnya pasang baut pipa minyak rem.
  • Setelah dipastikan posisi udah pas semua, baru lalukan pengencangan terhadap dua baut pengikat dulu dan dilanjutkan dengan baut pipa minyak rem. Terpasang seperti gambar 8.

 gambar 8 - terpasang

  • Cuci bersih dengan air untuk minyak rem yang tercecer baik di dalam dan diluar tromol.
  • Pasang kembali tromol
  • Lakukan bleeding minyak rem. Harusnya ga terlalu banyak berkurang minyak rem-nya. Jangan lupa isi kembali reservoir sampai garis max.
  • Pasang kembali roda dan test drive.
  • Selesai
Berikut di bawah adalah foto-foto wheel cylinder ori yang sudah dilepas :


 gambar 9
 gambar 10
 gambar 11
 gambar 12 - ini yang bocor, terlihat coklat-coklat keluar padahal sudah dibersihkan.
 gambar 13 - dibersihkan terlihat ada baret di cylindernya
 gambar 14 - bagian dalam
 gambar 15 - ini sisi satunya yang ga bocor
gambar 16 - ada baret dikit tapi ga sampai bocor
Kondisi karet sedikit mengeras yang sisi bocor, bisa dicoba juga untuk ganti karetnya saja.

regards,
singachu

Comments

most read in a week

DIY : {taufik} membersihkan ECT Sensor untuk menormalkan putaran fan radiator

DIY : Modif jalur camera mundur agar bisa mode AUTO / ALWAYS ON / OFF

Tutorial mengkoneksikan handphone ke head unit Mobilio Prestige {kimbo555}

DIY: cara irit buat karet pintu lebih kedap saat tutup buka pintu {batosai1983}

DIY: Isi Freon R134a Kaleng {Daniel Setiawan}

DIY : Membetulkan High Pressure Cleaner yang macet-macetan

Ganti bostel dan bearing alternator penyebab bunyi krrr krrr saat mesin diberi beban {windu}

DIY : Tarik kabel lampu kabin untuk lampu yang mengikuti nyala lampu kabin