DIY : Baca Diagnostic Trouble Code dengan alat sederhana pada Aerio / Next G

Mobil-mobil baru saat ini sudah menggunakan komputer (ECU) untuk mengatur kerja mesin, ECU sebagai pemroses memerlukan input dari sensor-sensor dan output yang dilanjutkan ke actuator seperti injector, koil dsb. Karena ketergantungan ECU dengan sensor-sensor maka kegagalan dari salah satu sensor tersebut juga dapat mempengaruhi kinerja ECU bahkan tidak dapat mengoperasikan mesin sama sekali. Meskipun begitu mobil sudah dilengkapi dengan port diagnostic seperti OBD-II sehingga dengan menggunakan tool khusus yaitu engine scanner akan memudahkan melakukan diagnosa dan troubleshooting. Kita sebagai pengguna mobil juga dapat mengetahui apakah mobil mengalami permasalahan pada ECU atau tidak melalui lampu check engine.
gambar 1 - check engine lamp

