Kamis, 28 Agustus 2014

Optimalisasi berkendara innova D4 D standard / Light Tune {gajah_terbang}

 gambar 1 - Ignition delay pada mesin diesel
 http://otodiy.blogspot.com
Dear all
Sepeti kita ketahui bersama bahwa proses pembakaran pada mesin Diesel lebih lambat daripada pembakaran bahan bakar bensin, maka teknik berkendara juga membutuhkan pendekatan yang sedikit berbeda
Ignition Delay = Waktu yg dibutuhkan saat BBM mulai disemburkan hingga meledak terbakar (semain rendah angak Cetane = ignition delay semakin besar dan sebaliknya)

Rabu, 27 Agustus 2014

share ganti kopling set Aerio

 gambar 1 - transmisi manual Aerio
 http://otodiy.blogspot.com
Sebenernya kopling Aerio udah bunyi sejak akhir 2013 lalu, dugaan adalah dari drag laher aka throwout bearing-nya. Gejalanya saat pedal kopling diinjak terdengar suara kasar seperti bearing kering, sedangkan apabila pedal kopling dilepas suara hilang sama sekali. Karena tidak ada gejala selip kopling dan lain-lain makanya ga terlalu keburu-buru untuk ganti, meski begitu kopling set sudah sempat pesan dari Sentosa motor di Des 2013 lalu, kalau ga salah ingat seharga 1.135 jt, terdiri dari dekrup SGP lokal Aerio, plat kopling SGP lokal Aerio, pilot bearing SGP lokal, drag laher merk NTN. 
Mumpung ada kesempatan akhirnya bawa ke bengkel Pak Jono di gedangan untuk ganti kopling sekalian ganti arm kanan karena balljoint sebelah kanan sudah bunyi, sempat dipress namun hanya bertahan beberapa bulan udah bunyi lagi. Arm yang dibeli KW Aerio, harga juga lupa, kalau ga salah sekitar 600rb

Perbandingan odometer Grand Livina dan Innova

 gambar 1 - foto-foto tripmeter Grand Livina vs Innova
 http://otodiy.blogspot.com
Kebetulan suatu saat newbie dipinjami Grand Livina selama 3 hari, dan suatu saat teringat dulu pernah baca kalau odometer Grand Livina terlalu cepat / overread. Saat itu sedang melaju di tol sidoarjo menuju tol waru dan langsung coba bandingkan dengan penunjuk KM di jalan tol, ternyata memang ada perbedaan, saat petunjuk KM di tol terlewati 5 km (dari KM 27.6 s/d KM 22.6), di tripmeter terhitung 5.4 km, sedangkan saat KM di tol terlewati 9 km (dari KM 27.6 s/d KM 18.6), di tripmeter Grand Livina terhitung 9.7 km. Dan saat pulang dari kantor ke rumah ternyata tripmeter menunjukkan angka lebih besar dibandingkan waktu bawa Aerio ataupun Innova.
Akhirnya iseng coba reset trip meter untuk membandingkan tripmeter / odometer Grand Livina vs Innova untuk mengukur titik ke titik tertentu dengan rute yang sama persis, selisih mungkin bisa sekitar 0.1 km apabila terdapat pindah-pindah lane/lajur apabila hendak mendahului mobil lain.

DIY : Pasang Tire Pressure Monitoring System di Innova {T1M00THY}

 gambar 1 - Paket TPMS (unit untuk display tidak terfoto  )
 http://otodiy.blogspot.com 
TPMS = Tire Pressure Monitoring System
Barusan DIY masang TPMS,

Kegunaannya memonitoring tekanan dan suhu di masing2 ban, perlu ga? yah perlu ga perlu sih.. klo saya yg sering perjalanan jauh sih butuh asisten yang bisa ngasih tau tekanan ban kurang atau lebih tanpa keluar dari mobil apalagi klo di malam hari ditengah hutan antah berantah..

Mengatasi Turn Light Sein yang menyala terlalu cepat {syahrul763}

 gambar 1 - custom LED untuk tail lamp Grand Livina
 http://otodiy.blogspot.com 
sedikit share atasi LED sign lamp yg nyala terburu-buru
Berawal dari custom LED lampu belakang (stop, sign/turn, reverse lamp) uda bisa dipastikan ada sedikit kejanggalan . Yaitu pada sign/turn lamp yg nyalanya terburu" berbeda saat menggunakan bohlam standard. Hal ini adalah hal yg wajar karena LED yg digunakan adalah LED biasa tanpa load resistor dan sifat dari LED yg high resistance. Inilah yg menyebabkan LED lbh less power dibanding bohlam standard yg merupakan lampu pijar dgn low resistance. Hal itu jg menyebabkan flasher akan bekerja secara terburu-buru krn flasher menganggap ada salah satu bohlam sign yg mati meskipun LED tetep nyala krn sifatnya yg high resistance tadi.

Waduww maap nubie sotoy

Seperti yg sudah pernah saya informasikan sebelumnya bahwa hal ini bisa diatasi dgn beberapa cara. Namun ogut pilih cara yg biasa sering dipakai yaitu pasang load resistor. Load resistor adalah resistor yg digunakan sebagai beban pengganti dari bohlam standard. Seperti yang kita ketahui bahwa bohlam standard punya sifat yg low resistance dan more power (dibaca daya/watt yg besar, biasanya berkisar antara 20-30 watt). Oleh karena itu load resistor yg digunakan jg harus menyerupainya yaitu perlu resistance yg kecil dgn watt yg besar. Resistor watt besar otomatis fisiknya jg besar. Biasa yg dipakai adalah resistor 20-50 watt. Pemasangannya adalah secara paralel dgn kabel sign lamp. Ingat" pilpres uda berakhir eeehh maksudnya pasangnya diparalel, klo diseri sama jg bodong nantinya

Pertanyaannya adalah apakah resistor ini akan panas? Jawabnya pasti krn dia sbg load/beban pengganti dari bohlam std. Akan tetapi seberapa panas yg dihasilkan tergantung berapa watt resistor yg digunakan. Jika watt resistor lebih kecil dari watt bohlam std bisa dipastikan resistor akan meleleh atau rusak.