Rabu, 27 Agustus 2014

Mengatasi Turn Light Sein yang menyala terlalu cepat {syahrul763}

 gambar 1 - custom LED untuk tail lamp Grand Livina
 http://otodiy.blogspot.com 
sedikit share atasi LED sign lamp yg nyala terburu-buru
Berawal dari custom LED lampu belakang (stop, sign/turn, reverse lamp) uda bisa dipastikan ada sedikit kejanggalan . Yaitu pada sign/turn lamp yg nyalanya terburu" berbeda saat menggunakan bohlam standard. Hal ini adalah hal yg wajar karena LED yg digunakan adalah LED biasa tanpa load resistor dan sifat dari LED yg high resistance. Inilah yg menyebabkan LED lbh less power dibanding bohlam standard yg merupakan lampu pijar dgn low resistance. Hal itu jg menyebabkan flasher akan bekerja secara terburu-buru krn flasher menganggap ada salah satu bohlam sign yg mati meskipun LED tetep nyala krn sifatnya yg high resistance tadi.

Waduww maap nubie sotoy

Seperti yg sudah pernah saya informasikan sebelumnya bahwa hal ini bisa diatasi dgn beberapa cara. Namun ogut pilih cara yg biasa sering dipakai yaitu pasang load resistor. Load resistor adalah resistor yg digunakan sebagai beban pengganti dari bohlam standard. Seperti yang kita ketahui bahwa bohlam standard punya sifat yg low resistance dan more power (dibaca daya/watt yg besar, biasanya berkisar antara 20-30 watt). Oleh karena itu load resistor yg digunakan jg harus menyerupainya yaitu perlu resistance yg kecil dgn watt yg besar. Resistor watt besar otomatis fisiknya jg besar. Biasa yg dipakai adalah resistor 20-50 watt. Pemasangannya adalah secara paralel dgn kabel sign lamp. Ingat" pilpres uda berakhir eeehh maksudnya pasangnya diparalel, klo diseri sama jg bodong nantinya

Pertanyaannya adalah apakah resistor ini akan panas? Jawabnya pasti krn dia sbg load/beban pengganti dari bohlam std. Akan tetapi seberapa panas yg dihasilkan tergantung berapa watt resistor yg digunakan. Jika watt resistor lebih kecil dari watt bohlam std bisa dipastikan resistor akan meleleh atau rusak.

Berikut alat dan bahan untuk exe nya :
- solder + timah (pasangan abadi )
- cutter, kunci pas tanpa gula buat buka baut lampu belakang
- kabel, electrical tape, hetshrink secukupnya
- load resistor 18ohm 20watt 4 biji
- niat dan tekad bulat

Berikut langkah" exe nya :
- buka pintu bagasi dan buka 2 baut lampu belakang (ya iyalah masak lampu depan ). Setelah baut terlepas tinggal ditarik dan yg blm pernah dilepas biasanya agak susah, perlu digoyang dgn perasaan

- disini ogut pake 4 resistor dgn dibagi 2 buat kiri dan kanan. 2 resistor buat kiri/kanan diparalel sehingga menghasilkan resistance 9 ohm dan daya 40 watt.

- kupas kabel sign dan pasang load resistor tsb untuk testing terlebih dahulu guna mengetahui apakah flasher akan bekerja normal kembali aka tidak buru" dan mengetahui seberapa panas yg terjadi pada load resistor.
 gambar 2 - test Load resistor
Hasilnya adalah flasher kembali bekerja normal dan panas yg dihasilkan oleh resistor masi terbilang wajar atau bisa dikatakan hangat" pupu....eehhh kuku walopun dinyalain dalam jangka waktu skitar 5 menit. Jarang" mau nyalain sign lamp berjam"

- merapikan load resistor dgn menggunakan baju dr heatshrink dan menambah kabel untuk memudahkan penyambungan pada kabel sign lamp nya
 gambar 3 - load resistor pakai baju dan berkabel
- lanjut memasang kabel load resistor secara paralel dgn kabel sign lamp dgn menyolder kabel load resistor ke kabel sign lamp lalu bungkus dgn electrical tape secukupnya
gambar 4 - konek ke kabel sign lamp
- dengan menggunakan double tape, tempel load resistor pada tempat yg kosong dan tidak mengganggu pemasangan lampu belakang
gambar 5 - load resistor duduk manis
- test dahulu semua fungsi lampu belakang dan jika tidak ada mslh tinggal pasang kembali

- lanjut.......demikian dan terima kasih

Berikut sedikit cuplikannya
gambar 6 - rancangan awal
gambar 7 - lampu senja
gambar 8 - lampu rem
gambar 9 - lampu sein
gambar 10 - lampu mundur
gambar 11
video 1 - cuplikan hasil perbaikan

by syahrul763
sumber : kaskus KLIK

Comments
0 plus+

0 comments :

Poskan Komentar