Sabtu, 26 Juni 2010

DIY : kuras minyak kopling Aerio

Tadi pagi waktu mengecek cairan-cairan yang ada, eh kok newbie melihat minyak kopling newbie keruh (seperti yang baru saja direport bro kijangtua), sedangkan minyak rem jernih. Hmm padahal terakhir kuras di BERES bersamaan, memang sih sudah agak lama tapi kenapa cuman keruh minyak kopling aja ya ? Wah newbie belum beli minyak rem nih, adanya sisa kapan hari kuras minyak rem sepeda motor. Waktu newbie cek, eh tinggal setengah botol (kemasan 300ml). Hmmm dicoba aja dah.... newbie tanya istri apakah bisa bantu untuk injak pedal kopling karena untuk melakukan kuras minyak kopling. Dan ternyata masih sisa sedikit, artinya tidak sampai 150ml sudah termasuk yang terbuang sebagian untuk memastikan minyak rem terganti seluruhnya. Karena tidak ada yang bantu memfoto dan waktu yang mendesak newbie coba lakukan secara cepat dan tidak sempat memfotonya, jadi foto-foto berikut adalah hasil "rekonstruksi" pekerjaan pada sore harinya - so foto-foto hanya action belaka sedangkan minyak koplingnya sudah tergantikan dengan yang baru.


gambar 1
Alat-alat yang newbie pakai :
1. Selang aquarium kecil untuk sedot minyak kopling dari reservoirnya.
2. Selang yang agak besar (foto di dalam botol) untuk mengalirkan dari nipple bleeder ke botol
3. botol kosong untuk menampung minyak kopling buangan
4. kunci nepel ukuran 8 mm
5. kacamata safety biar mata terlindung




gambar 2
Kunci nepel ukuran 8 mm (kombinasi 10mm), bisa juga menggunakan kunci ring 8 mm. Kalau menggunakan kunci pas 8 mm biasanya berat. Newbie juga mengalami kalau menggunakan kunci ring 8 mm biasanya cuman "mutar" di tempat aja kadang bikin slek... kalau menggunakan kunci sok 8mm memang bisa dibuka, tapi terpaksa selang tidak bisa dipasang di nipple waktu memakai kunci sok 8 mm. So newbie merasa kunci nepel enak dipakai karena bentuknya benar-benar pas tidak bikin slek. Optional aja sih.

gambar 3
Gambar comot dari fotonya bro kijangtua (baca di sini). Pertama-tama buka tutup tabung reservoir, sedot kira-kira setengah panjang selang dan langsung tampung minyak buangan ke botol penampungan. Jaga jangan sampai minyak benar-benar habis dari reservoir, bila perlu tuangkan minyak rem yang baru ke dalam reservoir. Begitu dari selang terlihat minyak rem yang baru tersedot maka proses penyedotan dapat dihentikan. Isi kembali minyak rem sampai penuh, lebih dari max tidak masalah karena bakalan berkurang sewaktu proses bleeding.


gambar 4


gambar 5


gambar 6

Pasang selang dan kunci 8 mm seperti pada gambar 4 s/d 6. Masukkan ujung selang yang lain ke dalam botol penampungan.

Lakukan :
a. Kocok pedal kopling beberapa kali dan tahan injakan. (kalau dilihat di bagian bawah, sewaktu pedal ditahan akan seperti gambar 8)
b. Buka neple bleeding sehingga minyak rem akan mengalir melalui selang. (berangsur2 gambar 8 akan tertekan sampai seperti gambar 7).
c. Tutup neple (sesaat sebelum tampak seperti gambar 7 - optinal aja sih).
d. lepas injakan pedal.
e. pastikan minyak pada reservoir tidak di bawah min, tambahkan bila perlu.
f. ulangi step a, sampai yakin bahwa yang terbuang melalui selang adalah minyak yang baru dan tidak ada gelembung udara, ulangi beberapa kali bila perlu).
g. bila pedal terasa berat kemungkinan terdapat udara yang terjebak, ulangi step a
h. bila minyak rem pada reservoir di bawah max maka tuang sampai mencapai tanda max.


gambar 7


gambar 8


gambar 9


gambar 10

Bening dah.....

regards,
singachu

Comments
2 plus+

2 comments :

Poskan Komentar