Senin, 15 Oktober 2012

DIY : service / regrease link stabilizer depan Aerio 1st gen penyebab bunyi kletokan

Berawal dari gejala bunyi kletek/klotokan pas depan menerjang lubang. Bila dua roda depan menerjang lubang bersamaan, bunyi nyaris tidak ada, tapi bila ban kanan saja yang masuk lubang maka bunyi terdengar cukup keras. Menerjang lubang dengan speed rendah di bawah 20 kpj.
Setelah dicek buka, ternyata memang terdapat karat di link stabil terutama yang mengikat Arm, batang link stabilnya juga terlihat termakan karat, sayang lagi cepet2an jadi cuman di grease ulang, lain waktu mau coba batangnya dibungkus selang.

Untuk membukanya, berikut step-stepnya :
1. Buka ban
2. Buka link stabil di bawah arm dengan kunci 12mm
3. Buka link stabil yang ke batang stabilizer dengan kunci 14mm, supaya bonggol link stabil tidak berputar terus pakai 2 kunci 14mm satu untuk menahan dan satu lagi untuk memutar

 gambar 1. Pakai 2 kunci 14mm
 gambar 2 - pakai 2 kunci 14 mm

 gambar 3 - pakai 2 kunci 14 mm
4. Maka setelah melepas 2 mur 12mm dan 14mm tersebut, terlepaslah link stabilisernya.
Berikut link stabiliser dalam kondisi disassembly, penempatan ring dan karet pada foto agak terbalik :
 gambar 4 - link stabiliser
 gambar 5 - bonggol stabiliser
Bila kita buka karet penutup stabiliser maka nampak bonggol berserta greasenya.... nampak kondisi masih bagus hanya perlu ditambah grease lagi, sedangkan pada gamba 4 terlibat batangnya yang berkarat.

Untuk pemasangan ulang berikut step-stepnya :
1. Dongkrak arm pada posisi balljoint agar arm bisa mendekati batang stabilizer
 gambar 6 - Dua lubang letak link stabilizer
2. Pasang dulu stabilizer pada batangnya, baru paskan yang menuju Arm dan dongkrak supaya bisa melewati lubangnya
 gambar 7 - dekatkan dengan didongkrak pada arm / balljoint
3. Kencangkan semua baut.
gambar 8 - Kondisi terpasang lagi

Test jalan lumayan senyap, sisa dikit dari sebelah kiri, tapi ternyata karena ada kebalik pemasangan antara mangkok dengan karetnya, akhirnya setelah dibetulkan dan oprek juga sebelah kiri, hasilnya bunyi kletek-kleteknya hilang. Nampaknya bunyi justru pada bagian karet yang ke arm, selain karena karat juga karetnya sendiri sudah mulai mati/keras.

regards,
singachu

Comments
0 plus+

0 comments :

Poskan Komentar