Kamis, 26 November 2009

DIY : LED lampu laci indipendent

Tadi posting di kaskus mengenai tambahan lampu di laci, diawali oleh posting bro centraltech8 yang posting lampu laci juga. Cuman versi yang saya tulis di sini adalah versi gagal karena sudah lepas.

Newbie lupa kapan newbie melakukan ini. Newbie cari postingan yang dulu tp ga nemu. Sumber tenaga pake batere AA, maksud newbie ga pingin aki tekor kalo lupa nutup dan lampu nyala kalo dibuka ga peduli mesin mati dan kunci kontak ga dipasang. Ga pake acara bolong2an, cuman ngandalin double tape. Gagal karena double tape nya ga kuat jadi pada rontok jatoh nih alat, pake abal-abal sih.




Keunggulan :
  • tidak membebani aki
  • dapat hidup asal laci dibuka tidak peduli kontak on / off
  • rangkaian indipendent dan instalasi simple hanya menempel di laci sehingga kalau laci dibongkar misal untuk keperluan service AC maka rangkaiannya tidak terpengaruh.

Kelemahan :
  • Harus menyediakan baterai AA terpisah
  • Kalau batere AA habis mesti diganti (meskipun pasti lama banget baru habis)
  • Harus pakai perekat yang bagus.
Tools dan bahan :
  • Microswitch kecil, cari yang ada "roda" di tuasnya biar ga bikin baret.
  • LED 6 biji (terserah sih)
  • Resistor (lupa brp ohm) atur aja semakin gede hambatan semakin awet LED nya tapi makin tidak terang.
  • Perekat / isolasi / double tape, nah ini pakai yang bagusan biar ga mudah copot.
  • Soket / rumah untuk batere AA 2 biji.
  • Batere AA, kalau menggunakan batere rechargeable 1.2 volt bisa pakai 4 (di seri jadi 4.8 volt) tapi kalau pakai batere AA biasa / alkaline 1.5 volt pakai 3 saja (di seri jadi 4.5 volt).
  • Solder dan timah
  • Cutter
  • Obeng plus
  • Kabel kira2 1 meter, kalau bisa dua warna untuk bedakan plus dan minus.
Total biaya bahan lupa :D ga sampe 10rb dah.
Switch mungkin 3800, tempat batere 2 biji 2000, LED 6 biji + resistor 3600, kabel 1000, batere 4 biji.....eh lebih ding dari 10rb (kabur......)

Cara :
Pertama-tama lepasin laci, caranya silahkan baca di sini


LED ditentukan 3 titik, pinggir kiri laci, tengah laci, kanan laci. Masing-masing titik pakai 2 LED warna putih di pararel. Nanti 3 titik di seri.

Baterai diseri juga, arus Plus pakai microswitch, jarak antar titik diukur pakai laci yang dilepas aja biar gampang. Test dulu hasilnya :

Direkatkan ke laci yang dilepas, posisi rumah batere taro di balik laci jadi ga akan kliatan dari luar; Posisi microswitch di sejajarkan dengan karet pengganjal laci waktu laci dibuka.... jadi switch ini akan tertekan waktu laci terbuka penuh. Lampu direkatkan di atas laci sisi dalam, tuh kliatan isolasi warna hitamnya.

Pasang laci. Yang dilingkari merah berikut adalah posisi microswitch setelah laci terpasang, switch akan tertekan tiang dashboard:

Tunggu malam hari biar suasana sekitar gelap, foto dah :

Sayang udah lepas.... o ya yang jelas ga bisa pakai lem tembak yang pakai sistem pemanas, karena suhu dalam mobil waktu diparkir di siang hari di bawah matahari cukup membuat ntuh lem jadi lunak !

Bisa juga sumber listrik ambil dari aki, tapi sebaiknya diberi terminal koneksi sehingga bila mau lepas laci cukup soket / terminal nya aja yang dilepas pasang. Atau bisa juga semua lampu, saklar dan rangkaian jangan menempel di laci yang bergerak, tapi mesti di coba dulu arah sinarnya bagaimana :D.
Silahkan berkreasi :D

Ini versi bro centraltech8 :





regards,
singachu

Comments
0 plus+

0 comments :

Poskan Komentar