Senin, 14 Februari 2011

DIY : {centraltech8} ganti belt AC - Power Steering dan belt Alternator - Waterpump Aerio / Next G

sumber : kaskus thread Aerio / Next G

gambar 1 - belt AC-PS dan belt Alternator

gambar 2 - buka dek plastik
gambar 3 - buka dek plastik

Buka kancing-kancing spakbor bawah roda kanan

gambar 4 - dongkrak

Dongkrak dulu sebelum melepas engine mounting

gambar 5 - lepas filter box dan engine mounting kanan

Buka box filter udara dan engine mounting untuk memudahkan pemasangan.

gambar 6 - kendorkan baut dan mur pada bearing tensioner

Kendorkan mur dan baut pada bearing tensioner, Lalu lepaskan belt AC terlebih dahulu.

gambar 7 - belt sudah retak

Nampak pada gambar 7 belt yang sudah retak.

gambar 8 - kendorkan baut 12 mm di Alternator

Kendorkan baut 12 mm di Alternator untuk memudahkan pergeseran.

gambar 9 - kendorkan juga baut 12 mm tensioner di alternator

Kendorkan baut penyetelan kekencangan belt pada Alternator (gambar 9).
Pas pemasangan dikencangkan dengan memgungkit altenator dengan kekencangan tertentu(jangan terlalu kencang, karena bisa bikin pulley cepat termakan) lalu segera kencang kan baut ini terlebih dahulu sebelum baut-baut lainnya (gambar 8 dan 10).

gambar 10 - kendorkan dengan kunci L

Kendorkan baut ini dengan kunci L dibantu pipa panjang karena umumnya keras untuk mobil baru/belum pernah ganti belt. Tanpa mengendorkan baut ini walau baut setelan altenator sudah dikendorkan altenator masih susah untuk digeser-geser.
gambar 11 - Besi panjang ungkit di alternator
gambar 12 - Besi panjang ungkit di alternator

Selanjutnya lakukan pemasangan kembali belt altenator. Ungkit alternator seperti di gambar 11 dan 12 dan kencangkan bautnya (gambar 9).

Lalu dilanjutkan pemasangan belt ac yang baru, lalu menggunakan kunci L 10 pendek dibantu pipa panjang / bila ada special toolnya :D Putar berlawanan arah jarum jam untuk mengencangkan (putar searah jarum jam untuk mengendorkan). Pada kekencangan tertentu segera kunci mur tensioner dilanjut baut tensioner.

Setelah selesai segera tes ulang dengan menyalakan mesin dan AC, bila masih kendor bisa dikencangkan lagi.

  • Belt altenator umumnya berdecit saat mesin hidup, tapi apabila ac dinyalakan baru berdecit berarti masalah dari belt ac.
  • Belt altenaot putus dicirikan lampu indikator aki menyala dan bisa juga mesin cepet panas (bisa overheat) karena waterpump tidak mutar cairan pendingin (coolant).
  • Ciri-ciri belt AC putus, AC tidak mau menyala (cuma angin saja) kompresor AC tidak mau hidup, dan setir berat karena pompa power steering tidak ikut berputar.

gambar 13 - bearing tensioner

Gambar 13 ini tensioner, berupa bearing. Bila oblak atau aus bisa bikin berisik, ciri-cirinya mesin lebih berisik ketika belt AC dipasang dan mesin lebih halus saat belt AC dilepas. Bisa juga di cek dengan membukanya lalu memegang oblak tidak-nya bearing ini, lalu dengar juga saat diputar dengan tangan, Bearing normal selalu tidak bersuara sedikitpun saat di putar.

  • Baut tensioner : posisi pada lubang teratas
  • Baut tensioner untuk setelan kekencangan belt : posisi pada lubang melengkung (yang bawah)
  • Lubang tempat kunci L 10 mm untuk memutar kencang kendor tensioner : pada lubang yg tengah
by centraltech8

Comments
5 plus+

5 comments :

Poskan Komentar