Minggu, 29 Mei 2011

DIY : ganti O-Ring pada Adapter Filter Oli Aerio

Gambar 1 - Rembes dari Adapter Filter Oli

Gambar 2 - Basah bautnya

Newbie dapatin ada rembesan oli sampai bak oli / carter oli sewaktu hendak menganti oli minggu lalu, setelah newbie bersihkan untuk memudahkan pengamatan rembesan, ternyata positif dari filter oli adapternya, bukan dari filter olinya. Setelah melakukan pembelian partnya (harga O-Ring 18rb) maka pengerjaan bisa dilakukan, sebaiknya lakukan pada kondisi mesin dingin. Sebagai catatan pada foto menggunakan exhause manifold / header non standard, pada header standard lebih tidak nampak tapi sebenarnya lebih memudahkan untuk mengakses bautnya.

Tools :
Kunci no 14mm
Kunci no 10mm (untuk melepas kipas AC)
Sealer RTV (optional)
O Ring baru


Step-step :
1. Optional : buka kipas AC dengan melepas 4 baut dengan kunci no 10mm dan socket kipasnya. Newbie lakukan untuk mendapatkan posisi membuka baut yang enak.

2. Siapkan tatakan di bawah untuk menampung oli yang terlepas. Buka 3 baut pada adapter oli yang menempel ke blok mesin. Baut ini mayan keras.

3. Lepaskan adapter filter oli beserta filter olinya.
Gambar 3 - Adapter Filter Oli dilepas

Gambar 4 - O Ring lama

Pada gambar 4 nampak lelehan oli ke bawah, terlihat dari lelehan yang kehitaman bercampur kotoran, hmmm leleh dari sana rupanya.

Gambar 5 - Lubang pada blok mesin

4. Congkel O Ring lama, bersihkan pinggirannya dari oli dan kotoran. Optional tuang oli yang ada di sini agar proses pemasangan tidak belepotan oli yang jatuh.

5. Apply Sealant tipis pada tempat O-Ring agar O-Ring lebih menempel dan tidak terlepas waktu proses pemasangan.

6. Pasang 3 baut dulu dengan tangan, setelah terputar dan terpasang dengan tangan, lanjutkan kencangkan dengan kunci 14, lakukan secara merata pengencangannya agar adapter dapat menempel rata sempurna ke blok mesin.

Gambar 6 - Terpasang

7. Done, tinggal bersih-bersih dari bekas-bekas lelehan dan dipantau perkembangannya.


Gambar 7 - Kiri baru, Kanan lama

Gambar 8 - Kiri baru, Kanan lama

Pada gambar 7 dan 8 terlihat perbandingan O-Ring lama dengan baru. Pada O-Ring lama karet keras dan sudah berubah bentuk agak mengotak, sedangkan pada O-Ring lama masih membundar dan karetnya kenyal.

regards,
singachu

Comments
0 plus+

0 comments :

Poskan Komentar