Sabtu, 15 Oktober 2011

DIY : Ganti core valve stem aka isi pentil ban mobil yang bocor dengan punya sepeda motor

 
 gambar 1 - Core valve ban mobil vs core valve ban sepeda motor

Bermula dari ban yang kempes saat hendak pulang dari satu lokasi, setelah mengganti dengan ban serep dan pulang. Ternyata tekanan ban tersebut tersisa 11 psi, selanjutnya newbie pompa ulang dan coba mencari kebocoran baik secara fisik melihat apakah ada benda asing seperti paku yang menancap sampai newbie celupkan ke dalam bak berisi air untuk melihat apakah ada gelembung yang timbul tanda ada kebocoran. Ternyata baik dari ban, velg, bibir ban yang menancap ke velg, serta pentil (valve stem) tubeless yang menempel di velg tidak ada kebocoran sama sekali, rembesan kecil malah terdapat pada isi pentil (core valve) tempat mengisi angin. Nambak ada gelembung kecil-kecil bila pentil ini direndam. Hmmm kecil tapi lama-lama abis. Ada dua opsi yang terlintas, cara pertama dengan mengganti pentil secara keseluruhan, cara kedua dengan mengganti isi pentil alias core valvenya saja. Tapi cari di mana partnya ? Toko sepeda ? Atau paling banyak ya ke tempat tukang tambal ban.

Browsing-browsing soal pentil yang ternyata bahasa inggrisnya Valve Stem, ternyata setidaknya ada 3 jenis valve stem : Schrader, Presta dan Dunlop. Singkat kata pentil yang dipake di ban mobil adalah Schrader. Lha kalo sepeda motor, dilihat dari bentuknya ya mestinya schrader. Berarti tinggal ke tukang tambal ban ato cari pentil ban bekas aja. Tiba-tiba newbie teringat pernah menyimpan core valve dari ban sepeda motor yang sobek ban dalamnya, dulu iseng aja simpan dan diletakkan ke tool kit di bagasi sepeda motor. Cari ah, eh ternyata masih ada....... hmmm sama gak ya ? dari penjelasan di wiki sih harusnya satu ukuran..... coba ah skalian bereksperimen dengan ganti isi pentilnya mobil pake punya sepeda motor.

gambar 2 - Schrader Valve stem : core valve dibuka tutup untuk mengeluarkan angin
sumber gambar : http://en.wikipedia.org/wiki/Schrader_valve
gambar 3 - pentil aka valve stem

Buka dulu penutup pentil sehingga nampak valve corenya (gambar 3). Oleskan sedikit larutan air sabun ke mulut/penampang dari pentil sampai tertutup sempurna, bila ternyata air sabun tersebut tertiup dan menggelembung artinya ada kebocoran udara dari pentil (gambar 4, 5 dan 6). Silahkan ulang beberapa kali bila belum yakin karena kadang air sabunnya sudah berbuih waktu dioles yang sedikit menimbulkan keraguan asal muasal dari dari buih-buih tersebut.

gambar 4 - Test pakai air sabun, bila menggelembung berarti bocor

gambar 5 - Menggelembung karena kebocoran angin

gambar 6 - Makin menggelembung karena tertiup angin yang bocor

Berikutnya lepas valve core dari pentil, bisa menggunakan kunci pentil seperti sering dipakai oleh tukang ban. Karena newbie tidak punya peralatan tersebut, newbie pakai precission screw driver aka obeng jam. Pakai 2 obeng minus untuk sedikit menjepit ujung valve stem dan putar berlawanan jarum jam untuk melepasnya (berbentuk ulir / drat). Bila sebelumnya ban sudah terdapat tekanan angin sebaiknya keluarkan dulu sampai tekanan tidak terlalu tinggi, dikuatirkan valve stem tertiup dan terlempar bila tekanan terlalu tinggi. Setelah core valve dilepas, maka terlihat pentil berlubang seperti nampak di gambar 8. Pada gambar 1 terlihat valve core yang dilepas dan dibandingkan dengan valve core dari ban dalam sepeda motor (kiri mobil, kanan sepeda motor).

gambar 7 - tidak ada kunci pentil, sepasang obeng pun jadi

gambar 8 - Core valve aka isi pentil sudah dilepas

Pasang valve core pengganti dan ulir balik dengan 2 buang obeng dan putar searah jarum jam. Seretnya kira-kira aja ga perlu sampai pakai kekuatan ekstra, santai aja asal puter seret aja. Isi dengan angin (gambar 9). Berikutnya bisa ditest dengan mengoleskan air sabun lagi (gambar 10) dan ternyata sudah tidak menggelembung lagi.....hmm ada buih sedikit mengganggu penilaian hehehehe, ulang lagi dah di gambar 11 terlihat air sabun bening tanpa tertiup oleh angin. Sep berarti beres sudah dan ternyata core valve dari ban mobil dan sepeda motor (dan sepeda pancal aku rasa) bisa saling subsitusi. Laen kali kalo ada ban bekas bisa disimpan valve corenya nih, mayan hehehehe. Tapi kalo ga punya ya tinggal ke tukang tambal ban, pasti ada lah mereka dan yang pasti harganya murmer aja udah termasuk isi angin.

 
gambar 9 - Core valve sepeda motor sudah terpasang

gambar 10 - air sabun tidak menggelembung

gambar 11 - Test sekali lagi, aman air sabun tidak menggelembung

regards,
singachu


referensi :
http://en.wikipedia.org/wiki/Valve_stem
http://en.wikipedia.org/wiki/Schrader_valve

Comments
0 plus+

0 comments :

Poskan Komentar