DIY : rangkain Capasitor untuk Volt Stabilizer (part 2)

 gambar 1 - Merangkai capacitor
Ini percobaan bikin Volt Stabilizer yang kedua (report yang pertama). Pembelian komponen dah lama, cuman ga sempet-sempet aja bikinnya. Ini bikin juga gara-gara sekalian pingin testing Butane Solder.

Bahan :
0.1 uF 4 buah
3.3 uF 4 buah
4.7 uF 4 buah
47 uF 4 buah
330 uF 4 buah
470 uF 4 buah
1000 uF 4 buah
2200 uF 4 buah
3300 uF 4 buah
4700 uF 4 buah
PCB
resistor + LED indikator
Fuse (pakai fuse kaca gara-gara ga punya bahannya)

 gambar 2 - Hasil
 gambar 3 - Hasil solderan
gambar 4 - testing
Kemasan berhubung bingung akhirnya pakai botol pocari sweat ukuran 2 liter. Test ke aki, indikator LED menyala, test lepas indikator LED menyala dari listrik yang tersimpan di Capacitor (gambar 4). Pasang di Next G, eh mati, ternyata dalemnya Fuse kaca ada yang goyang. Well nunggu beli capacitor jepit aja berikut rumahnya, biar kalau fuse mati ga puyeng bongkar-bongkar kemasan lagi. Jadi blom bisa review hasilnya.

 gambar 5 - Fuse + Rumah Fuse
gambar 6 - Terpasang

Akhirnya setelah dapat, test pasang dan malamnya langsung sekalian di bawa ke Giant deket rumah, well ga notice perbedaan apa-apa sih, ntah pas feeling kurang peka atau gimana. Maklum Next G ini bukan mobil yang biasa newbie bawa di kesehariannya, jadi ga sehapal kalau bawa Aerio yang tiap hari dipakai. Bisa juga karena perbedaannya sangat kecil bahkan tidak ada perbedaan. Well memang awalnya ga expect ke gain yang kerasa bedanya sih.

regards,
singachu

Comments

most read in a week

DIY: cara irit buat karet pintu lebih kedap saat tutup buka pintu {batosai1983}

DIY : {taufik} membersihkan ECT Sensor untuk menormalkan putaran fan radiator

Tutorial mengkoneksikan handphone ke head unit Mobilio Prestige {kimbo555}

DIY : Membetulkan High Pressure Cleaner yang macet-macetan

Share immobilizer sederhana untuk Agya Ayla {prasetyosip}

DIY : Tarik kabel lampu kabin untuk lampu yang mengikuti nyala lampu kabin

DIY : Modif jalur camera mundur agar bisa mode AUTO / ALWAYS ON / OFF

Ganti bostel dan bearing alternator penyebab bunyi krrr krrr saat mesin diberi beban {windu}

Ganti kopling set matic Aerio yang sudah aus, jedug perpindahan gigi pun hilang {Erwin Berlian}