Minggu, 31 Maret 2013

DIY : Pembetulan rembes sambungan selang radiator

 gambar 1 - Bekas coolant yang mengering

Pada Des 2012 lalu dilakukan penggantian radiator, tapi selama hampir 4 bulan ini didapati air reservoir berkurang hampir 2 cm, hal ini dipastikan bahwa ada kebocoran pada system pendingin aerio. Untungnya karena menggunakan coolant, maka terdeteksi titik terjadinya rembesan. Dalam hal ini terjadi pada sambungan selang radiator yang ke mesin bagian atas, dekat dengan sensor ECT Sensor (Engine Coolant Temperature Sensor).
Karena rembesannya sangat minim, tidak terlihat tetesan air maupun basah karena rembesan langsung menguap terkena panas. Untungnya karena penggunaan coolant, rembesan yang menguap secara berulang-ulang mengakibatkan timbulnya noda coklat kemerahan seperti terlihat di Gambar 1. Karena rembesan sempet newbie biarkan agak lama, terlihat bukan hanya di sekitar ECT Sensor tapi juga menetes ke bawahnya ke area rumah kopling dan turun ke bawah.

Sip, karena dah tau lokasi tinggal tunggu waktu yang lowong untuk mengerjakannya, usahakan saat mesin dingin biar gampang ngerjainnya.

Step-stepnya :
  • Buka tutup radiator (gambar 2) tujuannya agar coolant di reservoir tidak ikut tersedot / terkuras
 gambar 2 - Buka tutup radiator

  • Tempatkan wadah bersih dan buka baut kupu-kupu plastik di bagian bawah radiator (gambar 3). Bukanya dikit aja supaya coolant mengucur pelan melewati lubang di dek plastik bawah. Karena mengucur pelan maka coolant langsung jatuh ke wadah plastik di bawahnya (gambar 4), maklum coolantnya masih baik jadi ga pingin banyak coolant yang terbuang. Kuras sampai kurang lebih ketinggian coolant di radiator setinggi selang di mesin agar sewaktu selang dibuka tidak banyak lagi coolant yang terbuang.
  • Tutup kembali baut drain coolant.

 gambar 3 - Baut kupu-kupu untuk drain coolant dari radiator
 gambar 4 - Tampung coolant di wadah sementara


  • Siapkan tang untuk membuka kelip dan siapkan sealer radiator (gambar 5). Jangan lupa siapkan coolant tambahan karena sedikit banyak ada coolant yang terbuang.

 gambar 5 - peralatan dan bahan

  • Buka klip selang radiator dan geser ke samping
  • Tarik selang radiator ke samping. Akan ada coolant yang mengalir dari blok mesin keluar, setidaknya dengan step sebelumnya tidak banyak yang keluar lagi terutama dari selang radiator yang dilepas, bila ada wadah yang cukup pendek / kecil yang bisa ditempatkan di bawah selang akan lebih baik lagi karena coolantnya akan lebih banyak tertampung dan tak terbuang.
  • Oleskan sealer ke sekeliling luar pipa dan sedikit di bagian dalam selang
  • Pasang kembali selangnya
  • Pasang kembali klipnya
  • Cuci bersih bekas rembesan coolant dengan menyemprotkan air dengan selang taman. Meski tanpa digosok maka noda bekas coolant akan hilang karena terlarutkan oleh air yang ada. Tujuannya biar kalau ada rembesan baru lebih mudah mendeteksinya karena tidak rancu dengan rembesan yang sebelumnya
  • Tambahkan coolant yang tadi ditampung serta tambahkan secukupnya dan lakukan proses bleeding supaya tidak ada udara yang terjebak. (Cara bleeding bisa dilihat di sini, di bagian Cooling Sytem Flush and Refill)

gambar 6 - selesai dan bersihkan noda dengan air

Update foto per 10 Maret 2013, tampak bahwa rembesan sudah tidak terjadi lagi (gambar 7).
gambar 7 - sudah bersih dari rembesan per 10 Maret 2013

regards,
singachu

Comments
0 plus+

0 comments :

Poskan Komentar