Rabu, 25 November 2009

DIY : rawat aki basah

Perawatan aki dimulai dari menjaga kebersihannya, termasuk kebersihan terminalnya.
Yang saya coba ceritakan di sini adalah perawatan rutin isi air aki, cerita saya buat berdasarkan foto yang dulu pernah saya ambil :D


Tools :
  • duit gopek warna kuning alias duit 500 rupiah warna kuning :)
  • air aki (botol dengan tutup warna biru)

Yang perlu diperhatikan terhadap level / ketinggian air aki di tiap-tiap sel nya (ada 6) adalah air harus terletak diantara batas max dan min. Kurang dari batas minimum beresiko cell aki terkena udara yang akan merusak cell aki tersebut. Lebih dari batas maximum beresiko air aki tumpah / luber padahal air aki ini bersifat asam dan korosif.

 gambar 1

Kebetulan saya memakai aki jenis ini (tidak ada maksud promosi) dimana bak aki terbuat dari plastik putih keruh (tidak bening). Saya sudah mencoba untuk meletakkan lampu center di belakangnya demi melihat / mengintip level airnya, hasilnya tetap sulit dilihat.
Setelah saya ukur2 dengan kira2, batas max didapat bila tutup cell aki dicelupkan dan menjadi basah ujungnya, atau lebih mudah lagi bila kondisi tutup cell dibuka dan kita melihat ke dalam aki, di sana ada plastik merah, asal air menyentuh bagian ini maka level sudah ada di maximum, sehingga berikutnya saya berpatokan pada hal ini, simpel dan praktis :)

Menggunakan duit gopek warna kuning untuk membuka tutup, benar-benar pas, kalau duityang warna putih terlalu besar, kalau memakai obeng minus saya tidak mempunyai yang ukurannya cukup besar supaya tidak melukai tutup ini. Bila bentuk tutup aki anda beda seperti ini silahkan memikirkannya sendiri, bisa menggunakan tang dsb, be creative :)

gambar 2

Tinggal isikan saja air aki dengan botol tutup warna biru, jangan menggunakan air zuur tutup botol warna merah. Kebetulan saya pilih bentuk botol yang ada "moncong"nya sehingga memudahkan pengisian.

 gambar 3

Lakukan pengecekan seminggu sekali, semakin sering air aki ditambah menunjukan adanya ketidak beresan, bisa dari alternator yang overcharge atau memang aki sudah berumur sehingga mulai sulit menyimpan strom / listrik. Untuk aki baru bahkan sampai 3 minggu pun tidak terlihat adanya penurunan yang berarti, meski begitu tidak ada salahnya kita melakukan rutin pengecekan.

regards,
singachu

Comments
2 plus+

2 comments :

Poskan Komentar