DIY : Karet rambut, darurat Baleno Next G matic yang mogok di tol karena tidak bisa pindah gigi

 gambar 1 - karet rambut bisa membuat mobil matic jalan kembali
otodiy.blogspot.com
Kejadian kemarin malam waktu pulang kerja, tiba-tiba nyonya telepon karena baleno Next G yang dikendarain mogok di tol. Kondisi sudah minggir di atas rumput-rumput diluar bahu jalan. Keadaan ga bisa oper gigi, tuas transmisi terasa ringan. Ok kebetulan nanti akan lewat tol itu, jadi ditungguin. Berikutnya pikiran otomatis sudah kemana-mana memikirkan kemungkinan yang terjadi. 

  1. Yang pertama kepikir malah yang paling jelek, kopling matic habis ! Wah mayan tuh biaya bisa 5 juta seperti yang pernah report di sini. Selain itu mesti cari derek gendong atau derek dengan ban depan terangkat, maklum matic tidak boleh ditarik dengan kondisi ban penggerak menempel aspal dan mesin mati, alamat jebol itu transmisi matic.
  2. Yang kedua lebih ringan, kabel transmisi matic putus (A/T Cable Select Assy, P/N : 28210-55G10) di bagian ruang mesin, seperti yang pernah direport di sini. Pikiran dah mikir, wah bahan darurat apa yang bisa dipakai ya.... Harga-nya lumayan 700rb - 900rb mungkin harga saat ini.
  3. Yang terakhir, cable select assy yang sisi dalam kabin, pecah di bushing penyambung kabel dengan tuas transmisinya. Ini yang paling sering direportkan di komunitas Aerio / Next G.


Sudah daripada pikiran kemana-mana padahal belum pasti, mending pikiran dikonsetrasikan ke jalanan, daripada juga kecelakaan karena melamun malah tambah masalah.Singkat cerita sampai di lokasi, ikutan minggir di rumput-rumput, langkah pertama selain lampu hazzard menyala juga langsung pasang segitiga pengaman 2 biji. Safety first ! Maklum banyak pencinta bahu jalan di tol yang kenceng-kenceng, kuatir pas ngerjain tersambar mobil. 
  1. Berikutnya kunci kontak ON, coba gerakkan tuas matic, super enteng ga ada tahanan sama sekali. Dan lihat indikator transmisi matic di dashboard, masih di N ga pindah-pindah meskipun tuas transmisi dipindah-pindah. Kemungkinan no 1, coreeeeeeeeetttttt, lega lah, setidaknya tinggal pekerjaan yang jauh lebih ringan.
  2. Ambil lampu penerangan, buka kap mesin dan coba lihat pergerakan Cable Select Assy yang nemplok di transmission case matic. Sepertinya ga ada yang putus. Minta tolong nyonya gerakkan tuas matic dari dalam sambil amatin, ya tidak ada pergerakan sama sekali. Berarti kemungkinan no 2 coret, yakin 90% masalah di no 3..... ya 10% nya sapa tau beda kasus lagi....
  3. Langsung oprek buka console dan sebagainya, dari sisi bangku penumpang coba tarik dan lepas sekrup sana sini, longok sisi kanan dari tuas transmisi.... yak lepas ! Masalah 100% no 3.
Hmm mau ga mau harus kerjakan dari sisi supir yang berbatasan dengan jalan. Tambah traffic cone satu lagi. Safety lah daripada aku diseruduk ama mobil. Untuk Safety tidak ada istilah Over Safety. Better safe than sorry.

Berikutnya mikir mau diganjel apa ya, udah ambil kertas coba ditekuk-tekuk dan gulung untuk sumpel, cuman masih ga yakin bisa apa enggak. Cari cable ties atau kawat juga ga ada di mobil. Nyonya nawarkan karet rambut milik anak bungsu (gambar 1). Ya dicoba..... setelah ngolong dikit karena tempatnya rada sesak juga, kaitkan karet ke tuas dan bisa. Test gerakkan tuas, cable select assy bisa ikutan maju mundur ngikutin tuas dan ga ada tanda-tanda geser ke samping. Test kontak ON, gerakkan tuas, lihat di dashboard, lampu PRNDL ngikutin pergerakan tuas maticnya. Masuk N, test starter, mesin nyala. Matikan lagi, beres-beres lampu, console masuk bagasi dulu aja, soalnya masih darurat aja penting bisa pulang. Nanti di rumah baru dibikin permanent.

Singkat cerita sampai rumah cari karet Elpiji, biasanya sih tiap tabung elpiji habis, pasti kita ambil karetnya buat cadangan. Ya itu sudah yang dipakai. Dan setelah sampai rumah baru bisa ambil foto-foto..... ya iya lah, pas darurat di tol udah ga mikirin ambil foto. Jadinya sekarang bikin foto-foto step How To nya secara terbalik.... biasanya dari terpasang ke bongkar, Sekarang dari bongkar ke pasang :)

Step-step :
1. Lepas karet rambut darurat yang terpasang. 
Jadi di gambar 2 dan 3 inilah hasil pemasangan waktu di tol.


 gambar 2 - karet rambut darurat pengikat Cable select Assy A/T
 gambar 3 - Lebih dekat, tuas transmisi matic terhubung ke kabel transmisi matic

2. Tarik ke arah kanan mobil untuk melepas kabel transmisi dari tuas transmisi (gambar 4). Nah di posisi gambar 4 ini lah kira-kira saat di tol pertama dilihat, cuman pas di tol kondisinya lebih berjauhan.
 gambar 4 - Kabel transmisi terlepas dari tuas transmisi

3. Masukkan karet seal tabung Elpiji ke dalam lubang di kabel transmisi. Masangnya dari sisi dalam dan tekan ke luar pakai jari, sedikit seret ya bagus lah ga gampang lepas. Hasilnya nampak di gambar 5.
 gambar 5 - Karet seal Elpiji terpasang pada kabel transmisi matic

4. Pasang kabel transmisi ke tuas transmisi. Pastikan dulu pas di tengah baru di dorong, gerakin tuas transmisinya dikit untuk ngepaskan lubangnya. Dorong ke dalam sehingga terpasang seperti di gambar 6. Test gerakkan tuas matic untuk melihat pergerakannya, hasilnya ok dan cukup firm tidak bergeser lepas. Cukup dah. Berikutnya pasang balik console tengah penutup tuas transmisi.
 gambar 6 - Kabel transmisi sudah terpasang dengan baik

5. Pasang kembali console tengah melewati tuas transmisi dan tuas handrem. Kemudian pasang sekrup-sekrup penguncinya (total 5 sekrup).
 gambar 7 - dua sekrup di bagian belakang handrem
 gambar 8 - satu sekrup di sisi depan handrem belakang tuas transmisi
 gambar 9 - dua sekrup di sisi samping kiri dan kanan bagian depan, ini bagian kiri
 gambar 10 - ini bagian sisi kanan depan

6. Pasang kembali penutup tuas transmisi matic. Cuman kuncian kancing-kancing aja ga ada sekrupnya, waktu lepas juga tinggal dicabut tangan saja. Tinggal masukkan melewati tuas transmisi dan tekan di samping-samping bagian kancing plastiknya.
 gambar 11 - tampak bawah kancing-kancing penutup console tengah.
kiri penutup tuas handrem, kanan penutup tuas matic
 gambar 12 - penutup tuas transmisi matic sudah terpasang

7. Pasang kembali penutup tuas handrem. Sama seperti di atas tinggal pas-kan lubang dengan tuas handrem, pas-kan samping-samping dan tekan tangan. Waktu melepas juga tinggal cabut pakai tangan dimulai dari sisi belakang drink holder.
 gambar 13 - penutup tuas hand rem terpasang

Selesai sudah, di rumah baru sempet cari serpihan pecahan bushing plastik yang pecah, yang digantikan oleh karet seal LPG.
gambar 14 - bushing plastik yang pecah
Ya namanya plastik yang gesekan terus saat tuas matic digerakkan, dan usia mobil dah lebih dari 14 tahun, odometer 180000 km ++. Wear and tear yang wajar lah, dan lihat dari diagram part juga ga ada dijual terpisah sepertinya, jadi satu dengan Cable Select Assy. Dan solusi karet LPG ini sudah banyak yang menerapkan dan bisa dipakai permanent.
Semoga berguna buat yang mengalami kondisi darurat yang serupa.

regards,
singachu

Comments

most read in a week

DIY: cara irit buat karet pintu lebih kedap saat tutup buka pintu {batosai1983}

DIY : {taufik} membersihkan ECT Sensor untuk menormalkan putaran fan radiator

DIY : pengencangan mur atas shockbreaker penyebab bunyi klotok-klotok

DIY: Isi Freon R134a Kaleng {Daniel Setiawan}

DIY : Membetulkan High Pressure Cleaner yang macet-macetan

DIY : Tarik kabel lampu kabin untuk lampu yang mengikuti nyala lampu kabin

Tutorial mengkoneksikan handphone ke head unit Mobilio Prestige {kimbo555}

Ganti bostel dan bearing alternator penyebab bunyi krrr krrr saat mesin diberi beban {windu}