Posts

Showing posts with the label Balancing

Share ganti ban Dunlop SP Sport LM 703 untuk Aerio {komplonk86}

 gambar 1 - Dunlop LM 703
Dunlop SP Sport LM 703 195/60/15 produksi 2913, mau beli Bridgestone  AR10 kena 940rb
harga 620rb include nitrogen + balancing
spooring 100rb di BSD pitstop

Copot ban dari velg dan diputar agar keausan ban lebih merata

 gambar 1 - proses pencopotan ban dari velg
Umur ban udah sekitar 45rb km dan lebih dari 4.5 tahun. Dari keempat roda Achilles ATR Sport 195/55/15 terlihat sisi dalam ban lebih aus dibanding sisi luar. Selain penampakan visual (gambar 10 - panah kuning), juga terlihat dari jarak tapak roda ke TWI nya, untuk sisi luar masih lebih jauh. Maklum saja karena standard Aerio mempunyai chamber negatif jadi cenderung sisi dalam lebih kemakan. Diputuskan untuk melepas ban dari velg supaya bisa diputar dan biar roda bisa ditukar kanan dan kirinya, maklum ban unidirectional jadi ga bisa langsung dituker ban kanan dan kiri tanpa melepas dari velg. Harapannya keausan ban lebih merata dan ban bisa dimanfaatkan lebih jauh dibanding abis sebelah. 

Share ganti karet arm, press balljoint, ganti ban, puter ban dari velg {miketoyota}

 gambar 1 - Proses melepas ban dan balancing
Aerio dibawa ke PJS untuk betulin kaki-kaki yang agak bunyi saat melewati jalan paving, sampai PJS jam 11 dan ditinggal, ternyata saat telp sore masih belum selesai. Tadi dilembur katanya aku klo malem ga ada yang anter jadi ta ambil besok pagi aja. 
Ganti karet arm 2 pcs (kanan kiri) x 90rb = 180rb
Pres balljoint 2pcs x 15rb = 30rb
Sama ongkos bongkar pasang 4 roda 30rb
Total 240rb
Hasilnya mantap.

{Niladyo} Review Lastest Generation of Tyre Finish Balancing

sumber : BB Group

 gambar 1 - Mesin Finish Balance dengan Roller Bundar untuk memutar ban mensimulasikan Road Force

Sesuai judul, Finish Balancing udah kuno. Kemarin Finish Balance di GBT Jemur Sari, malah lari ke kiri, padahal sebelumnya sudah sembuh di GBT Raden Saleh. Jadi mesin Finish Balance terbaru ini menggunakan sensor infra red, kondisi ban ada steel belt putus atau benjol atau gak klop di rim guard akan terbaca semua, khusus untuk low sampai high speed dan top speed, alat ini akurat sekali


Pada mesin Finish Balancing sebelumnya (4 dan 5), penempatan Jack Stand kurang hati-hati dilakukan, sewaktu naikin ban supaya mesin finish balancenya bisa memutar roda depan, sehingga membuat wheel alignmentnya berubah. Kalau rekan-rekan selesai melakukan Finish Balance, maka sensor ABS dan handbrake akan menyala (EBD), Tidak usah kuatir, jalankan saja 500meter akan hilang sendiri.

Jadi hubungan antara Finish Balance dengan aligment yang berubah, saat akan Finish Balance, pertama dongkrak buaya, nah jack stand yang dipasang bukan permanent seperti yang biasa kaki segitiga di chasssis, tapi base roda dengan bentuk segitiga, bertangkai, dan plate penyangga mirip pelana kuda, nah waktu dia turunkan dongkrak buaya, glek mendadak body jatuh ke pelana penyangga jack stand ini. Jatuhnya pas ke A-Arm Ball jointnya, ntah karena hentakan yang gak presisi ini suspect perlakuan abnormal. Sebelumnya di GBT Solo, masangnya hati-hati semua, dongkra, jack stand permanent, bukan ala segitiga dengan roda dan lumayan OK.
gambar 2 - Mesin menginstruksikan supaya ban digeser sekian derajat dari velg
Jadi dengan mesin Finish Balance (gambar 1 dan 2) ini memakai simulasi permukaan jalan atau aspal di roller satunya, seolah-olah ban menapak dengan "aspal"; semua data lengkap langsung terbaca posisi roda dan velg, keausan, sampai-sampai mesin bisa baca posisi karet ban ke velg kurang "bundar". Mesin akan melakukan compensate, kasih instruksi supaya ban dibuka dari velgnya dan digeser posisi sekian derajat karet ke velg-nya supaya mencapai "kebundaran 100%" alias optimum.

Pada gambar 2 nampak simulasi instruksi garis mana yang harus sesuai dengan ban velg-nya.

Report tambal ban press dari dalam dan spooring balancing Aerio di GBT Diponegoro

Sabtu pagi, saat cuci mobil mendapati ban belakang aerio tertusuk paku hampir di pinggirannya. Newbie coba cabut dan ternyata angin langsung keluar dengan cepat, akhirnya newbie balikin dulu pakunya biar angin tidak berkurang dan segera membawa ke GBT Arjuno. Di sana dilakukan tambal press dari dalam dan dipanasi. Sekalian aja melakukan spooring dan balancing karena terakhir dilakukan adalah 10ribu km yang lalu atau sekitar 11 bulan yang lalu.

 gambar 1 - Paku biang kerok....... walah rada di pinggiran :(
 gambar 2 - segera dioperasi

{supergx} Report Tune up Engine Conditioner dan spooring balancing Toyota Rush di GBT Arjuno

sumber : kaskus
Hasil dari GBT tadi siang, ini beberapa upload foto-foto
gambar 1 - Emisi before

gambar 2 - Emisi after

KetBeforeAftersatuan
CO0.500.05% Vol
COcor0.540.05% Vol
CO213.414.2% Vol
HC258158ppm Vol
O20.890.07% Vol
Lamda1.0100.995-

NoJenis barang/jasaqtyharga/unitjumlah
1Spooring mobil klas II1150.000150.000
2Balance R15-16 (JIP)422.00088.000
3Tambal ban tubeless116.00016.000
4Pasang kampas rem 1 set (DISC)165.00065.000
5Ganti olie110.00010.000
6E.Conditioning B-(IIA, II)1250.000250.000

Total

579.000

{indexia} FR penggantian Velg my Golden Aira ( Aerio )

Sumber : kaskus, kelanjutan cerita perbaikan velg

Gambar 1 - Hasil Pergantian Velg

nubie mau lapor nih oom ... kemaren ane nyari2 bengkel untuk perbaiki Aira ane ... jalan ngalor-ngidul ketemulah ane bengkel WW Autocarz di kawasan Gn. Sahari .. yang pertama-tama ane minta di spooring 3D dulu coz kemiringan ban belakang Aerio ane -3 derajat untuk yang sebelah kiri dan -1 derajat untuk yang sebelah kanan. (berdasarkan perhitungan komputer)

Gambar 2 - Spooring

Ane juga minta untuk ban belakang kiri untuk diperiksa, ternyata velg bekas las-an gak bertahan lama dan sudah ada bocoran lagi (Ane kirain, selesai spooring masalah terselesaikan ...)

{indexia} FR perbaikan velg retak, ganti ban dan balancing

sumber : kaskus, kaskus dan kaskus

26 Juni 2011
sore gan, lama nih gak di mari ... siang ini ane ada sedikit report, biasa ... mengenari masalah my-Aira ... jadi kejadiannya gini gan, pagi2 ane liat ban udah kempes..pes..pes ... ane pompa di SPBU akhirnya terus ane pake ke bandara. Pulang dari bandara, ane liat ban belakang kiri udah kempes lagi, ya ane ganti lah dengan ban belakang cadangan .. akhirnya ane putuskan untuk pergi ke tukang tambal ban, pas di cek, masalah ternyata bukan pada ban-nya .. ternyata velg-nya pecah (retak) gan!! ane dianjurin ke tukang las bubut khusus las di kawasan stasiun jatinegara,, ywdah ane lanjut kesana ... dalam perjalanan ane kesana, ane coba berhenti di seputaran otista untuk nanya2, ternyata mereka gak bisa las velg dan merekomendasikan ane ke tukang las di kawasan jati negara itu. skip..skip.. ane sampe dikawasan stasiun jatinegara, karena ane gak tau tempat persis-nya jadi ane nanya ke tukang tambal ban deh ... terus tu tukang tambal ban nunjukin ane ke tempat yang dimaksud .. pas sampe disana tukang bengkelnya 2 orang udah rapi2 buat pulang,,,speak2 dikit akhirnya mereka mau untuk liat velg ane yang retak itu ... dan menurut pandangan mereka velg ane retak dan peyang aka bengkok gan, untuk pengerjaannya sendiri mereka mematok 2 jam pekerjaan karena merka bilang kalau nge-las itu gak asal2an apalagi untuk mengembalikan supaya gak peyang ... gak punya pilihan lain, ane tinggal aja velg ane disana, diambil besok jam 11-an (mereka buka jam setengah 9 pagi katanya)... berikut oleh2-nya gan.

Gambar 1 - Velg Retak

untuk sementara, penampilan Aira ane gini gan

Gambar 2 - Sementara pakai velg serep

by indexia



{AIC} Share Finish Balance Aerio

sumber : milis AIC

Gambar 1 - Finish Balance, ban diputar kondisi terpasang

Finish balance adalah satu paket dengan balancing om. Tujuan untuk menghindari getar diatas 100kpj sampai seteganya full throttle..;).
Pertama, ban harus dibalance dulu dgn acara lepas ban seperti biasa. Tahap pertama, ban harus kondisi balance di angka 0, disini proses balancing hanya ban dan velg saja.
Kedua, baru proses seperti pada foto, nanti tergantung jenis alatnya. Balance langsung pada posisi ban terpasang, mesin mati - gear neutral - dan balance satu paket ban, velg, berikut hub roda.

Regards,
Niladyo

lain lagi halnya dengan om Taufik yang melakukan finish balance tanpa roda dilepas dulu untuk balance biasa.

Oshin pernah 'Nyicipin' Finish Balance.
Ban ga pake dilepas, tp msh terpasang di Mobil.
Trus, Mobil dipasang semacam Dongkrak di sisi dalam plus ada lagi Alatnya di pasang di Ban sisi luar seperti kuda-kudaan anak-anak..

Kemudian alat yg diluar dinaikin oleh Teknisi, alatnya diputar dan ketauan dimana yg ga Balance.

Gambar 2 - Finish Balance, Ban ditandai

{kirana01} Finish Balance Aerio

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?p=387854738#post387854738

Kemarin abis ganti arm+bearing roda dll nyoba2 finish balans (tp ban depan doang).
Hasilnya lumayan,pagi ini nyoba2 nembus 130 kpj,alhamdulillah dah ga geter lg

gambar 1 - proses finish balance

finish balans 100ribu/ban

Nama bengkelnya Warna Warni Autocarz
Alamat :
Gunung Sahari Raya no.2
Telp : 021-6299111 - 021-6390281
Buka senin -sabtu : 08.30 - 18.00
Minggu : 11.00 - 18.00

Warung buncit raya no.7
Telp : 021-79197155 - 021-7940183
Buka senin-sabtu 08.30 - 18.00
Minggu : 08.30-16.00

by kirana01

Spooring Balancing di GBT Raden Saleh

Setelah pulang dari lebaran, tanggal 14 Sept 2010 menyempatkan diri untuk spooring balancing
Kondisi GBT Raden Saleh Surabaya sangat ramai dan mengantri.
DC Spooring 140 rb + Balancing 16rb x 4 ban = 204rb

Maaf foto kurang lengkap, nilai spooring sebelum diotak-atik kelupaan foto, keasikan baca-baca sih, yang jelas nilai Toe untuk Ban Belakang terlewat gede dan beda jauh antara nilai Toe kanan kirinya.

gambar 1

gambar 2

Pengertian istilah mengenai Spooring & Balancing

Huahhhhh bosen deh kalau bicara soal spooring dan balancing, kebanyakan orang juga udah sering dengar istilah spooring dan balancing, kapan spooring dan balancing juga tinggal ngikutin panduan kapan kembali di "keplek" hasil spooring balancing. Search aja di google dengan keyword spooring dan balancing, dapet dah seabrek tinggal baca satu-satu, hehehe.

Ya ini blog cuman iseng aja sih, sedikit lebih tau arti istilahnya (dan teori), karena yang membahas ini rada-rada jarang dibanding penjelasan spooring dan balancing secara umum / praktikal (meski dapat info ini dari googling juga).